Cerita Sindri Saksikan Keluarganya Ditimpa Longsor
INSPIRASI TIMUR INDONESIA


TANA TORAJA - Sindri Lusiana Bulawang (18) yang menyaksikan kejadian tersebut saat di ruang dapur kondisinya sempat trauma dengan kejadian yang terjai di depan matanya.

“Ketiganya didorong oleh material longsor, kakak saya Reski tertimbun longsor, semua tubuhnya tertanam material tak kelihatan lagi, sementar yang lain kepalanya kena batu,” ujar Sindri.

Sindri mengatakan bahwa mereka di dapur  menyiapkan masakan ayam untuk menjamu tamu. “Jadi ayam dimasak di atas kompor di meja, semenatra mereka sambil menunggu masakan juga menghangatkan diri di dapur karena sudah kedinginan, namun tiba tiba  terjadi longsor,” tutur Sindri.


Penanganan Longsor
Upaya penanganan pasca kejadian tanah longsor yang menimpa rumah kediaman Kepala Lembang Sasak, Benyamin Bonggakarua, kini di lakukan secara bergotong royong , Jumat (31/01/2020).  

Kapolsek Saluputti Polres Tana Toraja AKP Martinus Pararuk, bersama Koramil Saluputti Lettu Petrus Ciakka' mengerahkan personilnya untuk melakukan pembersihan material longsor bersama warga setempat.

"Warga setempat berpartisipasi aktif bersama kami, Polsek Saluputti dan Koramil Saluputti,  bersatu membersihkan material longsor yang menimbun rumah kediaman Benyamin Bonggakarua," jelas Martinus.
Sebelumnya diberitakan tiga warga tertimbun longsor di Lembang Sasak, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Kamis (30/1/2020).

Komandan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Tana Toraja, Letkol CZI Zaenal Arifin mengatakan, meski selamat, ketiganya menderita sejumlah luka.

“Ketiga korban yakni Given (14), Nober (25), dan Reski (33), mereka mengalami luka-luka dan sempat tertimbun material longsor di ruang dapur,” ujar Zaenal saaat dihubungi, Jumat (31/1/2020).

Zaenal menyampaikan, daerah tersebut diguyur hujan yang turun seharian. Hal itu menyebabkan tebing di belakang rumah kepala desa setinggi  40 meter dan lebar 60 meter longsor dan menimpa bagian dapur rumah warga. Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian berupaya menolong korban.

Ketiganya dibawa ke puskesmas terdekat lalu melanjutkan perawatan di Rumah Sakit Laki Padada Tana Toraja.

Camat Bittuang Andi Palloan mengatakan, pihaknya hari ini akan mengerahkan warga untuk membenahi material longsor yang masih menutupi belakang rumah kepala lembang dan mengalirkan air yang menyebabkan longsor. 


“Hari ini kami bersama warga akan membenahi material longsor dan mengalirkan air yang mengalir di area longsoran. Karena hal ini jika hujan kembali turun akan memicu longsor,” ujar Andi
Previous Post Next Post