LUWU – Kebakaran rumah warga nyaris
merenggut nyawa seorang lanjut usia di Lingkungan Padang Lambe, Kelurahan
Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, Kabupaten
Luwu, Sulawesi Selatan, Rabu (28/1/2026) siang. Seorang lansia bernama Pati (70) berhasil diselamatkan
setelah rumah kayu yang ditempatinya seorang diri dilalap api saat ia masih
berada di dalam rumah.
Peristiwa
tersebut terjadi pada siang hari ketika korban tengah terbaring di tempat
tidurnya. Pati diketahui berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan tinggal
seorang diri di rumah sederhana berbahan kayu. Saat kebakaran terjadi, korban
tidak menyadari adanya api yang mulai membesar dan merambat ke bagian dinding
rumah.
Huri
(40), seorang petani yang juga merupakan tetangga korban, saat di belakang
rumahnya melihat kepulan
asap hitam keluar dari bagian atap rumah Pati. Merasa curiga, ia langsung
mendatangi rumah korban untuk memastikan sumber asap tersebut.
Setibanya
di lokasi, Huri mendapati dinding kayu rumah Pati telah terbakar dan api mulai
menjalar dengan cepat. Dalam kondisi panik, Huri menyadari bahwa Pati masih
berada di dalam rumah dan belum sempat menyelamatkan diri.
Tanpa
ragu, Huri kemudian nekat masuk ke dalam rumah yang sebagian bagiannya telah
dilalap api. Ia langsung menuju kamar korban dan mengangkat Pati dari tempat
tidurnya untuk dibawa keluar rumah.
“Api
sudah kena dinding rumah. Saya langsung angkat Pati keluar,” ujar Huri singkat
saat ditemui di lokasi kejadian.
Aksi
cepat dan spontan tersebut berhasil menyelamatkan nyawa korban dari kobaran
api. Beberapa warga sekitar yang melihat kejadian itu segera berdatangan untuk
membantu proses evakuasi sekaligus berupaya memadamkan api dengan peralatan
seadanya.
Tak
berselang lama, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Luwu tiba di lokasi setelah
menerima laporan dari warga. Satu unit mobil pemadam langsung dikerahkan untuk
melakukan penyemprotan dan mencegah api meluas ke rumah warga lainnya.
Api
akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan. Meski demikian, kebakaran
tersebut mengakibatkan sebagian dinding dan atap rumah korban mengalami
kerusakan cukup parah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa
tersebut.
Hingga
Rabu sore, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Pihak terkait masih
melakukan pendataan serta penelusuran di lokasi kejadian untuk mengetahui
sumber api. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik, namun hal
tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Akibat
kebakaran tersebut, kerugian material yang dialami korban ditaksir mencapai
sekitar Rp 70 juta. Saat ini, Pati telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman
dan mendapatkan perhatian dari keluarga serta warga sekitar.
Peristiwa
ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap
potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat dan rumah berbahan
kayu. Warga diimbau untuk rutin memeriksa instalasi listrik serta memastikan
lingkungan rumah tetap aman guna mencegah kejadian serupa terulang.
