Dinilai Tidak Bersih, Bupati Toraja Utara Berikan Hadiah Sapu Lidi Kepada Kepala Lembang

SPACE PANJANG

 





TORAJA UTARA - Momen  perayaan HUT RI ke-76 di Toraja Utara, Sulawesi Selatan, pada Selasa (17/8/2021) lalu, Bupati Toraja Utara memberikan hadiah Sapu Lidi, Cangkul dan Sekop kepada 16 kepala lembang (kepala desa) dan 8 lurah  yang dianggap sebagai desa tidak bersih.

Penyerahan hadiah dilakukan Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang, setelah pelaksanaan Upacara HUT RI ke-76 di Lapangan Bhakti, Kota Rantepao, Kecamatan Rantepao,.

Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang yang dikonfirmasi wartawan saat itu mengatakan bahwa hal ini sebagai motivasi kepada para kepala lembang dan kelurahan bisa menjaga lingkungan agar tetap bersih.

“Diberikan alat kebersihan ini merupakan bagian dari memotivasi supaya mereka bisa bertanggungjawab untuk kebersihan di lingkungan kelurahan dan lembang masing-masing,” kata Yohanis.

Selain memberikan hadiah alat kebersihan kepada beberapa lembang dan kelurahan, pemberian sejumlah hadiah juga diberikan kepada lembang dan kelurahan yang mendapat penilain terbaik dari Pemkab Toraja Utara.

Kepala Lembang Emba Tau, Kecamatan Tikala, Rio mengatakan dirinya tidak menerima penilaian oleh panitia yang menilai desanya tidak bersih.

“Saya disini tidak terima dalam artian bahwa kalau panitia memang turun untuk melihat dan bisa sekarang turun ke lembang saya melihat kebersihan,” ucap Rio.

Menurut Rio, jika panitia mau dirinya siap menemani ke lembang dan bisa membandingkan lembang yang ia pimpin terkait hasil penilaian kebersihan.

“Jangan sampai panitia melihat di rumah, kalau memang panitia  mau turun, segera di lembang, saya siap untuk sama-sama panitia naik dan kita jalan di semua lembang di Toraja Utara, untuk membandingkan lembang saya dengan lembang lain,” ujar Rio. 

Lanjut Rio, penilain terhadap lembangnya dengan predikat tidak bersih dianggap tidak mendasar/ sebab sejak 2 bulan terakhir menjelang peringatan HUT RI ke-76, ia bersama masyarakat sudah melakukan gotong royong membersihkan kampung.

“2 bulan yang lalu masyarakat saya sudah bergerak mengenai kebersihan, baik itu kebersihan gerbang dan pengecatan pagar,kamipun mengikuti instruksi bupati,” tutur Rio. 

Rio yang juga bagian dari aktifis lingkungan di Toraja Utara sebelum menjabat kepala lembang kerap kali turun lapangan membersihkan sungai Sa'dan dengan komonitasnya.

Rio juga mengaku heran, pada tanggal 6 Agustus lalu lembangnya tak ada dalam daftar sebagai daerah kurang bersih, namun tiba - tiba mendapat predikat tak bersih dan diberi hadiah sepaket alat kebersihan berupa Sapu lidi, Cangkul dan Sekop di Lapangan Bhakti Rantepao sesaat setelah pelaksanaan HUT Ri Ke-76.

“Pada bulan Juli, dari 15 lembang, Emba Tau tidak ada di dalam daftar desa tidak bersih, olehnya itu saya sampaikan kepada panitia tim penilai dari kami untuk 16 lembang yang mendapat alat kebersihan agar tim penilai mengadakan peninjauan kembali karena dari 100 lembang yang ada di 21  kecamatan ada lembang yang tidak pernah dikunjungi tim penilai,” jelas Rio.

Previous Post Next Post