Inspirasi Timur

 




LUWU - Kisruh Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Lare-lare, Kecamatan Bua,  masih berlangsung. Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) Komisariat Bua angkat bicara dengan tegas meminta kepada Bupati Luwu Basmin Mattayang untuk mencopot kepala inspektorat dan Kadis DPMD karena lamban dalam menangani kasus yang ada di Desa lare Lare.

Baca : Bupati Luwu Tiba-tiba Mengganti Camat Bua, Ada Apa Yahh

"Inspektorat harusnya mengambil tindakan cepat dan tegas dalam menyelesaikan polemik yang ada di Desa Lare lare, bukan hanya mendatangi sepihak saja ketika melakukan investigasi, harusnya juga melakukan  pemanggilan kepada pihak pelapor agar terjadi keseimbangan terhadap penyelidikan ini,  karena kalau hanya sepihak saja otomatis investigasi ini tidak berimbang dan tidak akan terjadi titik temu," kata Noval, Ketua Komisariat IPMIL Bua.

Menurut Noval, tindakan Kepala Dinas (Kadis) DPMD Luwu yang sangat lamban menangani kisruh  yang ada di Lare lare sehingga berdampak pada bantuan untuk korban covid 19 yang lambat tersalurkan dikarenakan masalah yang lamabat di tangani.

"Pak Bupati juga keliru dalam menangani hal ini, karena melakukan pencopotan kepada Camat Bua yang dimana beliau dengan tegas mengambi kebijakan untuk menyelesaikan masalah yang ada di Lare-lare, harusnya yang dicopot itu Kepala Inspektorat dan Kadis DPMD yang lamban menangani ini," ucap Noval.

Baca juga : Camat Bua Dicopot, Diduga Karena Kisruh Pemilihan BPD Desa Lare-lare, IPMIL Komisariat Bua Bicara

Ketua IPMIL Komisariat Bua ini mengatakan pihaknya akan melakukan aksi besar-besaran jika tuntutannya tidak dipenuhi.

"Jika tuntunan kami  tidak di indahkan maka kami akan melakukan demonstrasi besar-besaran dan menduduki kantor Bupati Luwu," ujar Noval
Previous Post Next Post