LUWU UTARA ---- Mahasiswa yang tengah Melaksanakan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Cokroaminoto Palopo, di Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Ikut melaksanakan Program penghijauan di Desa Munte Sabtu 03/08/2019.
Dalam kegiatan ini mahasiswa bekerja sama dengan sejumlah toko masyarakat. Diantaranya pemerintah Desa dan Kecamatan, Kepolisian Resor Polres Luwu Utara, Karang Taruna, PMI dan LPA.
Penaman mangrove dilaksanakan lokasi wisata mangrove Bhayangkara 99 yang ada di desa Munte.
"Kami selaku pemerintah turut mensuport atas apa yang digagas oleh adik-adik KKN karna mengingat akan sangat bermamfaat jika pohon mangrove kita lestarikan untuk menjadi benteng laut supaya bisa menangulangi Abrasi pantai." Kata Camat Tanalili, Isar Ansari
Demi menjaga kelestarian tanaman bakau itu, isar telah berpesan kepada pemerintah desa Untuk Membuat peraraturan Desa (Perdes)
#Kalo terkait dengan hama yang berkeliaran saya minta pelaksana tugas desa munte untuk melahirkan Perdes terkait ternak dan perlindungan terhadap mangrove ataw yang biasa kita kenal dengan tanaman Bakau." Kunci Isar saat ditemui di lokasi kegiatan penanaman.
Sementara itu, Ketua LPA Montenering Guntur Pasau mengucap rasa kasih sedalam-dalamnya kepada pihak yang telah ikut berpartusipasi dalam menyukseskan keguatan penghijauan bibir pantai.
#Kami sangat berterimakasih dan bersyukur dengan adanya kegiatan penanaman ini karna kepedulian terhadap lingkungan bukan cuma menjadi tanggung jawab kelompok tertentu saja tapi tanggung jawab kita bersama dengan pelestarian mangrove ini di harapkan bisa mengurangi terjadinya abrasi." terangnyA
Di akahir kata iya berharap kepada masyarakat untuk bisa menjaga kelestarian mangrove yang ada di pesisir jangan selalu melakukan penebangan untuk kepentingan diri sendiri.(SLM/TI)
Dalam kegiatan ini mahasiswa bekerja sama dengan sejumlah toko masyarakat. Diantaranya pemerintah Desa dan Kecamatan, Kepolisian Resor Polres Luwu Utara, Karang Taruna, PMI dan LPA.
Penaman mangrove dilaksanakan lokasi wisata mangrove Bhayangkara 99 yang ada di desa Munte.
"Kami selaku pemerintah turut mensuport atas apa yang digagas oleh adik-adik KKN karna mengingat akan sangat bermamfaat jika pohon mangrove kita lestarikan untuk menjadi benteng laut supaya bisa menangulangi Abrasi pantai." Kata Camat Tanalili, Isar Ansari
Demi menjaga kelestarian tanaman bakau itu, isar telah berpesan kepada pemerintah desa Untuk Membuat peraraturan Desa (Perdes)
#Kalo terkait dengan hama yang berkeliaran saya minta pelaksana tugas desa munte untuk melahirkan Perdes terkait ternak dan perlindungan terhadap mangrove ataw yang biasa kita kenal dengan tanaman Bakau." Kunci Isar saat ditemui di lokasi kegiatan penanaman.
Sementara itu, Ketua LPA Montenering Guntur Pasau mengucap rasa kasih sedalam-dalamnya kepada pihak yang telah ikut berpartusipasi dalam menyukseskan keguatan penghijauan bibir pantai.
#Kami sangat berterimakasih dan bersyukur dengan adanya kegiatan penanaman ini karna kepedulian terhadap lingkungan bukan cuma menjadi tanggung jawab kelompok tertentu saja tapi tanggung jawab kita bersama dengan pelestarian mangrove ini di harapkan bisa mengurangi terjadinya abrasi." terangnyA
Di akahir kata iya berharap kepada masyarakat untuk bisa menjaga kelestarian mangrove yang ada di pesisir jangan selalu melakukan penebangan untuk kepentingan diri sendiri.(SLM/TI)