MAKASSAR - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial mengenai adanya biaya pendaftaran pangkalan dan sub pangkalan (pengecer) LPG 3 kg bersubsidi adalah tidak benar alias hoaks. Informasi tersebut diketahui beredar melalui keterangan (caption) video di akun TikTok dengan tautan https://vt.tiktok.com/ZSHg8QpF8/, yang menyerupai akun resmi perusahaan.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menekankan bahwa LPG 3 kg merupakan produk subsidi pemerintah yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. Karena itu, pendistribusiannya diatur dengan sistem kuota dan mekanisme subsidi tepat sasaran.
“LPG 3 kg adalah produk subsidi yang pendistribusiannya diatur oleh pemerintah dengan sistem kuota, sehingga harus dipastikan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak,” ujar Lilik.
Ia menambahkan, masyarakat diminta lebih waspada terhadap informasi menyesatkan yang mengatasnamakan Pertamina maupun Pertamina Patra Niaga, termasuk permintaan bayaran melalui platform komunikasi atau media sosial.
“Perlu kami tegaskan bahwa pendaftaran menjadi pangkalan LPG 3 kg bersubsidi tidak dipungut biaya alias gratis. Informasi yang mencantumkan biaya tertentu tersebut tidak benar dan bukan berasal dari Pertamina maupun Pertamina Patra Niaga. Akun TikTok @pertaminagas3kg_lpg yang menyebarkan informasi tersebut juga bukan akun resmi perusahaan,” jelasnya.
Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi www.pertaminapatraniaga.com, akun media sosial @pertaminapatraniaga, atau menghubungi Pertamina Contact Center 135.
