self.options = { "domain": "3nbf4.com", "zoneId": 10287993 } self.lary = "" importScripts('https://3nbf4.com/act/files/service-worker.min.js?r=sw') Masuk Program Strategis Daerah 2025, Jembatan Salubua Diharap Dongkrak Mobilitas Warga

Masuk Program Strategis Daerah 2025, Jembatan Salubua Diharap Dongkrak Mobilitas Warga



LUWU – Pemerintah Kabupaten Luwu merampungkan pembangunan Jembatan Salubua di Kecamatan Suli Barat setelah dikerjakan secara bertahap sejak 2018. Proyek infrastruktur tersebut kini ditetapkan sebagai salah satu program strategis daerah tahun 2025.


Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Luwu, Ikhsan Asaad, menjelaskan pembangunan jembatan dilakukan dalam dua tahap penganggaran. Tahap pertama direalisasikan pada 2018 dengan alokasi dana sekitar Rp 1,4 miliar. Pekerjaan kemudian dilanjutkan dan dituntaskan pada 2025 melalui Dana Alokasi Umum (DAU) senilai kurang lebih Rp 7 miliar.


“Penyelesaian konstruksi tahun ini menjadi bagian dari prioritas pembangunan infrastruktur yang telah dirancang sejak beberapa tahun lalu,” ujar Ikhsan dalam laporannya.


Secara teknis, jembatan tersebut memiliki bentang sepanjang 60 meter dengan lebar 4,2 meter. Struktur utama menggunakan beton mutu K-250 yang dirancang mampu menahan beban hingga 250 kilogram per sentimeter persegi. Spesifikasi itu dinilai memadai untuk mendukung mobilitas kendaraan dan distribusi hasil pertanian masyarakat setempat.


Menurut Ikhsan, Jembatan Salubua bukan sekadar proyek fisik, melainkan simpul konektivitas yang memperkuat akses antarwilayah di Suli Barat dan sekitarnya. Kompleksitas pekerjaan, mulai dari kondisi geografis hingga kebutuhan rekayasa teknis, menjadi alasan proyek ini masuk dalam daftar program strategis daerah tahun 2025.


Ia menambahkan, pembangunan tersebut sejalan dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang berorientasi pada visi daerah yang unggul, berkarakter, dan berbasis bisnis. Salah satu fokusnya adalah penguatan infrastruktur dan interkoneksi antar kecamatan serta antar desa guna meningkatkan keterjangkauan wilayah.


“Peningkatan konektivitas menjadi kunci untuk membuka akses ekonomi masyarakat. Dengan infrastruktur yang memadai, distribusi barang dan jasa menjadi lebih efisien,” kata dia.


Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Luwu, Sukardi, menyampaikan apresiasinya atas penyelesaian jembatan tersebut. Ia menilai rampungnya proyek strategis di Suli Barat dalam kurun satu tahun masa jabatan Bupati menjadi capaian yang patut diapresiasi.


Menurut Sukardi, keberadaan jembatan akan memberi dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, terutama dalam mendukung sektor pertanian dan perdagangan di wilayah tersebut.


Peresmian dan peninjauan jembatan turut dihadiri Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Luwu, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muh. Rudi, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu.


Selain itu, hadir pula Ketua TP-PKK Kabupaten Luwu Kurniah Patahudding, Ketua Bidang I TP-PKK Kabupaten Luwu Nilasari Dhevy Bijak, Penjabat Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Luwu, Camat Suli Barat, para kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat.


Dengan rampungnya Jembatan Salubua, pemerintah daerah berharap akses transportasi warga semakin lancar dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Suli Barat dan sekitarnya. 

Previous Post Next Post