LUWU – LUWU – Politeknik Pelayaran Palopo terus memperkuat perannya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) pelaut di wilayah Luwu Raya dan Sulawesi Selatan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan kuliah umum dan wawancara taruna bersama PT Aweidhia Crew Management.
Kegiatan ini diikuti puluhan taruna dari jurusan nautika dan teknika sebagai bagian dari upaya kampus mendekatkan peserta didik dengan dunia industri pelayaran.
Direktur Politeknik Pelayaran Palopo, H. Kemal Eden, mengatakan kerja sama dengan perusahaan pelayaran dan manajemen awak kapal menjadi langkah strategis dalam menyiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja.
Menurutnya, pendidikan pelayaran tidak hanya menekankan penguasaan teori, tetapi juga pembentukan mental, etika profesi, serta kemampuan komunikasi, khususnya untuk menghadapi lingkungan kerja berskala internasional.
“Kami berupaya menyiapkan taruna agar memiliki kompetensi yang dibutuhkan industri pelayaran, baik nasional maupun internasional,” kata Kemal Eden.
Ia menjelaskan, keberadaan kampus pelayaran di Palopo diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi daerah, terutama dalam membuka peluang kerja bagi putra-putri Luwu Raya dan Sulawesi Selatan.
Kemal menambahkan, penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, menjadi salah satu fokus pembinaan taruna, mengingat sebagian besar peluang kerja pelaut berada pada kapal dan perusahaan asing.
Sementara itu, kerja sama dengan PT Aweidhia Crew Management membuka kesempatan bagi taruna untuk mengikuti Praktek Laut (Prala) atau magang di kapal selama satu tahun melalui jaringan mitra perusahaan.
Sebanyak 32 taruna mengikuti proses wawancara dan seleksi dalam kegiatan tersebut. Taruna yang dinyatakan lulus akan melanjutkan tahapan penempatan sesuai ketentuan perusahaan dan kebutuhan kapal.
Melalui sinergi antara institusi pendidikan dan industri maritim, Politeknik Pelayaran Palopo berharap dapat terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas SDM pelaut serta mendukung pengembangan sektor maritim di wilayah Luwu Raya dan Sulawesi Selatan.

