self.options = { "domain": "3nbf4.com", "zoneId": 10287993 } self.lary = "" importScripts('https://3nbf4.com/act/files/service-worker.min.js?r=sw') KM Cahaya Intan Celebes Tenggelam di Teluk Bone, 20 Penumpang Selamat Setelah Terombang-ambing Tiga Jam

KM Cahaya Intan Celebes Tenggelam di Teluk Bone, 20 Penumpang Selamat Setelah Terombang-ambing Tiga Jam


KENDARI – Kapal motor KM Cahaya Intan Celebes dilaporkan tenggelam di perairan Teluk Bone, tepatnya di wilayah Boepinang, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara, Sabtu (14/2/2026). Seluruh penumpang dan awak kapal dilaporkan selamat setelah sempat terombang-ambing di tengah laut selama beberapa jam.


Informasi yang dihimpun menyebutkan, kapal tersebut membawa 20 orang yang terdiri atas 13 penumpang dan 7 anak buah kapal (ABK). KM Cahaya Intan Celebes sebelumnya berlayar dari Bajoe, Sulawesi Selatan, dengan tujuan Pelabuhan Boepinang, Kabupaten Bombana.


Dalam perjalanan menuju lokasi tujuan, kapal dilaporkan mengalami kebocoran setelah dihantam gelombang tinggi akibat cuaca buruk. Air laut yang masuk ke dalam lambung kapal membuat kondisi semakin tidak terkendali hingga akhirnya kapal karam di perairan sekitar tiga jam perjalanan dari Pulau Basah, Boepinang.


Sejumlah rekaman video amatir yang beredar memperlihatkan para penumpang, termasuk perempuan dan seorang anak, berusaha bertahan dengan berpegangan pada potongan gabus serta alat pelampung seadanya. Mereka terlihat menunggu pertolongan di tengah laut dengan kondisi cuaca yang masih kurang bersahabat.


Selain mengangkut penumpang, kapal tersebut juga membawa beberapa unit sepeda motor, bahan pakan ternak, serta kebutuhan pokok.


Komandan Pos SAR Kolaka, Haeruddin, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan pihaknya menerima laporan kecelakaan kapal yang terjadi di perairan Poleang, Kabupaten Bombana.


“Berdasarkan laporan yang kami terima, kapal mengalami kebocoran setelah dihantam gelombang tinggi saat cuaca buruk sebelum tiba di pelabuhan tujuan,” ujar Haeruddin.


Seluruh penumpang dan kru kapal berhasil bertahan sekitar tiga jam di laut sebelum akhirnya dievakuasi oleh kapal nelayan yang melintas di lokasi kejadian. Proses penyelamatan berlangsung cepat setelah para nelayan melihat para korban yang mengapung dan meminta pertolongan.


Usai dievakuasi, seluruh korban langsung dibawa ke Puskesmas Boepinang, Kecamatan Poleang, untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Petugas medis memastikan kondisi para penumpang dalam keadaan stabil meskipun mengalami kelelahan akibat terombang-ambing di laut.


Hingga kini, pihak terkait masih melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebocoran kapal dan kondisi cuaca saat insiden terjadi.

Previous Post Next Post