PALOPO – Sebuah rumah warga yang berada di
Jalan Y Tando, Kelurahan Pattene, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo, Sulawesi
Selatan, terbakar pada Senin (26/1/2026) siang. Rumah tersebut diketahui milik Donatus Upalembang dan
dalam kondisi kosong saat peristiwa kebakaran terjadi.
Api pertama kali terlihat
membesar dari lantai dua bangunan sehingga membuat warga sekitar panik dan
berupaya melakukan pemadaman secara manual.
Kepala Bidang Pemadaman dan
Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palopo, Tandi Wajang,
mengatakan kebakaran
diduga terjadi ketika pemilik rumah tidak berada di lokasi. Pihaknya menerima laporan kebakaran
dari warga sekitar dan langsung mengerahkan personel ke lokasi kejadian.
“Sebanyak tujuh unit armada pemadam kebakaran
dengan dukungan sekitar 30
personel dikerahkan untuk menjinakkan api,” kata Tandi,
Senin.
“Posisi rumah memang berada
di dalam lorong, tetapi Alhamdulillah masih bisa dijangkau dengan baik oleh
unit kami. Tidak ada kendala berarti dalam proses pemadaman,” tambahnya.
Berdasarkan informasi yang
dihimpun, lantai dua bangunan tersebut difungsikan sebagai rumah kos. Api dengan
cepat merambat dan melahap sejumlah kamar kos beserta isinya sebelum akhirnya
berhasil dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran.
Tandi menjelaskan, meskipun
api utama berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 30 menit, proses
pemadaman secara keseluruhan memakan waktu hampir dua jam. Hal ini
disebabkan petugas harus melakukan pendinginan secara menyeluruh guna
memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran ulang.
“Api bisa dikendalikan
sekitar 30 menit, tetapi proses pendinginan cukup lama. Total hampir dua jam
kami berada di lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman,” ucapnya.
Tidak ada korban jiwa dalam
peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian material yang
ditaksir mencapai ratusan
juta rupiah. Sejumlah barang berharga milik penghuni kos di
lantai dua ikut terbakar, mulai dari spring
bed, lemari pakaian, hingga perlengkapan rumah tangga lainnya.
Selain itu, satu unit kendaraan roda dua
yang berada di area rumah turut hangus terbakar akibat jilatan api yang cepat
membesar. Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan
seadanya sebelum petugas tiba, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Hingga berita ini diturunkan,
penyebab pasti kebakaran
masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Petugas belum dapat memastikan
sumber api yang memicu terjadinya peristiwa tersebut.
“Untuk penyebab kebakaran,
sementara masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Yang jelas, tidak ada
korban jiwa dalam kejadian ini,” ujarnya.
Petugas kepolisian bersama
aparat kelurahan turut berada di lokasi untuk membantu pengamanan agar proses
pemadaman berjalan lancar.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palopo kembali mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman serta mematikan peralatan listrik saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
