TORAJA UTARA - Dalam
rangka memastikan kelancaran distribusi energi jelang Natal 2025 dan Tahun Baru
2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menggelar koordinasi
kesiapsiagaan Satgas Nataru bersama Pemerintah Daerah dan Aparat Penegak Hukum
(APH) di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara.
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda nasional
Pertamina dalam memastikan pasokan BBM dan LPG aman, lancar, dan tersedia
selama periode meningkatnya mobilitas masyarakat pada momen perayaan Natal dan
Tahun Baru.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina
Patra Niaga Regional Sulawesi, T.
Muhammad Rum, menyatakan Pertamina
Patra Niaga menyiapkan strategi penambahan pasokan serta kapasitas angkut BBM,
terutama untuk produk Gasoline (Pertalite dan Pertamax) dan Gasoil (Biosolar).
“Gasoline
(Pertalite dan Pertamax) yang diproyeksikan meningkat hingga 4 persen dibandingkan rata-rata harian normal.
Untuk produk Gasoil (Biosolar), diperkirakan permintaannya justru menurun
sekitar 2 persen karena
berkurangnya aktivitas sektor industri dan logistik selama libur panjang. Guna mengantisipasi lonjakan konsumsi rumah
tangga, dilakukan penambahan fakultatif dan ekstra dropping LPG sebesar 7 – 8 persen di
wilayah Toraja Raya,” kata Rum saat dikonfirmasi, Minggu (30/11/2025).
“Selain
fokus pada pasokan energi, Pertamina juga akan menghadirkan program tematik dan
promo khusus bertema Natal di lembaga penyalur BBM dan LPG, sebagai bentuk
apresiasi bagi konsumen setia serta dukungan terhadap semangat sukacita Natal
di wilayah Toraja,” tambahnya.
Lanjut Rum, untuk
mendukung kelancaran perjalanan masyarakat, Pertamina memastikan penambahan jam
operasional SPBU selama periode Satgas Nataru di beberapa titik strategis di Tana
Toraja dan Toraja Utara. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan
arus kendaraan wisatawan yang berkunjung ke wilayah dataran tinggi Toraja.
“Pertamina Patra Niaga siap siaga penuh menghadapi
periode Natal dan Tahun Baru. Melalui Satgas Nataru, kami memastikan stok BBM
dan LPG di Toraja dalam kondisi aman, dengan dukungan distribusi yang tangguh,
sinergi dengan pemerintah daerah, dan kesiapan seluruh personel di lapangan,” ucapnya.
