Soal Pembiayaan Ultra Mikro bagi Petani, Perhitani Luwu Utara Terima Tantangan Bupati

Soal Pembiayaan Ultra Mikro bagi Petani, Perhitani Luwu Utara Terima Tantangan Bupati



LUWU UTARA - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, memberikan tantangan kepada DPD Perhiptani Luwu Utara untuk bekerja sama dalam hal Pembiayaan Ultra Mikro (UMi). 


Tantangan positif tersebut ia lontarkan saat membuka kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Perhiptani di Pantai Seta-Seta Desa Poreang Kecamatan Tanalili pada 21 Dsember lalu.


Gayung pun bersambut. Sepekan kemudian, tepatnya, Rabu 28 Desember 2022, Ketua DPD Perhiptani, Made Sudana, langsung menyambangi PT. Pegadaian Cabang Masamba.


Di sana, Ketua Perhiptani Made Sudana menemui Pimpinan PT. Pegadaian Cabang Masamba, Baso. Pembicaraan seputar pembiayaan Ultra Mikro bagi petani di Luwu Utara. 


“Hari ini, saya, mewakili teman-teman Perhiptani, menemui Pimpinan PT. Pegadaian Cabang Masamba untuk menindaklanjuti tantangan Bupati saat rakerda kemarin,” ucap Made.


Di hadapan Pimpinan PT. Pegadaian Cabang Masamba, Made Sudana mengungkapkan kesiapan Perhiptani Luwu Utara untuk bekerja sama dalam hal pembiayaan UMi bagi Petani.


“Jumlah petani di Luwu Utara sangat besar, yang diwadahi oleh 3.223 kelompok tani yang pastinya sangat potensial untuk mengakses kredit ultra mikro di Pegadaian,” terangnya.


Berdasarkan informasi dari Pegadaian, Made Sudana mengatakan bahwa untuk mengakses kredit ultra mikro di Pegadaian tidaklah sulit. Petani cukup membawa agunan dan KTP saja.


Setelah data usulan petani masuk, baru kemudian diverifikasi oleh Pegadaian. Salah satu persyaratan yang mesti dipenuhi adalah petani tidak menerima KUR dari lembaga lain.


“Verifikasi yang dilakukan oleh pegadaian penting untuk memastikan yang bersangkutan tidak menerima KUR dari lembaga lain” terang mantan Koordinator BPP Kecamatan Tanalili ini.

 

Setelah lolos verifikasi, lanjut dia, pengadaian akan mencairkan usulan kredit dari petani berdasarkan besarnya agunan dengan bunga 0% yang telah disubsidi oleh Pemda. 


“Ini adalah kesepakatan awal kami dengan pegadaian, dan kami siap bekerja sama dengan penyuluh pertanian untuk membantu menyosialisasikan program ini,” pungkasnya. 


Sekadar diketahui, program pembiayaan Ultra Mikro adalah program fasilitasi pembiayaan dalam bentuk kredit konvensional maupun pembiayaan berdasarkan prinsip syariah. (LH)

Previous Post Next Post