INSPIRASI TIMUR INDONESIA

  

TANA TORAJA - Seorang hakim yang berdinas di Pengadilan Negeri (PN) Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Roland Parsada Samosir, SH (39), ditemukan meninggal dunia di kamar rumah dinasnya, di Lingkungan Pantan, Kelurahan Pantan, Kecamatan Makale, Selasa (5/4/2022) sore.

Hakim Roland ini pertama kali ditemukan sudah tidak bernyawa oleh rekan korban dari PN Makale. Diduga korban yang tinggal sendiri ini meninggal beberapa jam sebelum ditemukan akibat sakit yang dideritanya.

Tim Unit Identifikasi (Inafis) Polres Tana Toraja yang tiba di TKP langsung melakukan olah tempat kejadian perkara terhadap korban.

Dari pantauan Inspirasitimur.com, usai diperiksa tim inafis jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Lakipadada untuk dilakukan visum. Sementara di rumah korban petugas memasang garis polisi.

Kapolsek Makale Iptu Bunga Salu mengatakan hasil pemeriksaan tak ditemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Dugaan sementara meninggal karena sakit, tidak ada tanda-tanda kekerasan," kata Iptu Bunga saat ditemui di rumah korban.

Kejadian ini menarik perhatian warga setempat yang berkumpul di depan rumah korban. Sejumlah rekan korban dari PN Makale hingga Pengacara juga terlihat di lokasi. 

Salah seorang warga, Hendrik Teodorus, kepada awak media di lokasi kejadian mengatakan, sebelum ditemukan meninggal korban masih sempat berkantor, tapi keburu pulang ke rumah karena merasa tidak enak badan.

Hendrik menyebut, di rumah dinas korban beristirahat dan mengunci pintu kamar. Korban memiliki riwayat penyakit jantung.

"Tadi temannya datang lihat tapi kamarnya masih terkunci, terpaksa pintu didobrak dan korban ditemukan sudah tak bernyawa," ujar Hendrik.

TANA TORAJA – Pihak kepolisian Polres Tana Toraja, Sulawesi Selatan terus melakukan upaya untuk mengungkap kasus pembuangan bayi yang terseret oleh anjing di halaman salah satu rumah indekost di Rantekalua, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja d pada Minggu (3/4/2022) sore.

Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP S Ahmad mengatakan pihaknya telah memeriksa 4 orang untuk mengungkap kasus ini.

“Saksi-saksi yang diperiksa ada 4 orang,  yakni ada saksi, ada salah satu mahasiswa yang kontrak distu dan ada warga yang tinggal disekitar situ,” kata Ahmad, Rabu (06/4/2022).

Menurut Ahmad, sampai saat ini masih dilakukan penyelidikan meski belum mendapatkan petunjuk yang signifikan.

“Kami belum mendapatkan petunjuk yang signifikan namun tetap kami tindak lanjuti mencari bukti-bukti petunjuk,” ucap Ahmad.

Saksi mata di lokasi, Yosafat (19) menemukan bayi diseret anjing mengatakan awalnya saat sedang makan rujak bersama temannya tiba-tiba ia melihat benda mirip boneka tapi dijilat anjing, karena penasaran dengan warna boneka tersebut yang merah darah, ia turn memastikan dan melihat ternyata kaki manusia.

“Saya teriak bahwa itu kaki bayi manusia, saat saya teriak satu rekan perempuan yang sedang makan rujak tiba-tiba muntah, teman-teman pada turun melihat bayi dan saya suruh jaga dan ditutupi karena saya mau melapor di polisi,” ujar Yosafat.

Sebelumnya diberitakan Warga Rantekalua, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja digegerkan dengan penemuan potongan jasad bayi pada Minggu (3/4/2022) sore.

Kapolres Tana Toraja, AKBP Juara Silalahi mengatakan temuan potongan jasad bayai itu ditemukan warga pukul 18.00 Wita tergeletak di halaman rumah dengan kondisi tubuh tidak utuh lagi.

“Dari hasil olah tempat kejadian perkara yang dilakukan unit Identifikasi (INAFIS) Polres Tana Toraja, potongan jenazah bayi tersebut terdiri dari bagian perut hingga kaki," kata Juara, dalam rilisnya yang diterima, Senin (4/4/2022).

Lanjut Juara, Diperkirakan bayi tersebut berumur satu hari setelah dilahirkan oleh orangtuanya, masih dilengkapi dengan tali pusat dan berjenis kelamin laki-laki.

“Setelah ditemukan, potongan tubuh bayi dibawa ke rumah sakit RSUD Lakipadada," ucap Juara.

Kapolsek Mengkendek AKP Tu'ba Patanggu mengatakan potongan jasad bayi tersebut pertamakali ditemukan oleh warga bernama Yosafat (19).

“Ia melihat tiga ekor anjing datang ke rumah kosnya sambil menggigit potongan tubuh bayi, diduga tubuh bayi terpotong karena digigit anjing, sedangkan potong tubuh bayi lainnya hingga kini belum ditemukan,” ujar Tu’ba.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Inspirasitimur.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Inspirasi Timur News Update", caranya klik link https://t.me/inspirasitimurdotcom, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

Previous Post Next Post