Nelayan Hilang di Teluk Bone Ditemukan Selamat Setelah Terjatuh dari Kapal saat Cuaca Buruk

LUWU – Seorang nelayan asal Dusun Ponrang, Desa Tirowali, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, bernama Aldi (23), sempat dilaporkan hilang di perairan Teluk Bone setelah terjatuh ke laut saat cuaca buruk melanda kawasan tersebut, Jumat (8/5/2026) dini hari.


Korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim SAR gabungan setelah beberapa jam dilakukan pencarian intensif di sekitar lokasi kejadian.


Kasat Polairud Polres Luwu, Iptu Alfian Mahajir, mengatakan laporan kehilangan diterima pihaknya pada Jumat sekitar pukul 11.15 Wita.


“Seorang warga bernama Sanuddin datang melapor ke Kantor Polairud Polres Luwu terkait hilangnya anaknya saat melaut di perairan Teluk Bone,” kata Alfian, Jumat.


Menurut Alfian, peristiwa itu bermula saat Aldi bersama tiga anak buah kapal (ABK) lainnya sedang melaut. Namun, kondisi cuaca mendadak berubah ekstrem dengan gelombang tinggi dan arus laut yang deras.


Dalam situasi panik, para nelayan berupaya menyelamatkan diri dengan melompat ke perahu lain yang berada di dekat mereka.


“Tiga ABK lainnya berhasil naik ke perahu lain, namun korban atas nama Aldi diduga tidak berhasil mencapai perahu yang dituju sehingga jatuh ke laut,” ucapnya.


Warga yang berada di sekitar lokasi disebut sempat melempar jeriken ke arah korban untuk dijadikan pelampung agar Aldi dapat bertahan di tengah gelombang tinggi.


Korban diketahui merupakan warga Dusun Ponrang, Desa Tirowali, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu, yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan.


Sementara itu, Kepala Desa Mario, Muhlis, mengatakan korban diperkirakan hilang sekitar pukul 04.00 Wita sebelum akhirnya ditemukan tim SAR gabungan beberapa jam kemudian.


“Korban berhasil ditemukan dan tiba di dermaga pusat pelelangan ikan PPI Mario Ponrang sekitar pukul 16.00 Wita dalam kondisi selamat, meski mengalami kelelahan akibat berjam-jam berada di laut,” kata Muhlis.


Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian dan penyelamatan korban.


“Kami berterima kasih kepada seluruh tim SAR, BPBD, Kepolisian, dan TNI yang telah turun membantu melakukan pencarian terhadap keluarga kami,” ucapnya.


Pantauan di lokasi, suasana haru menyelimuti dermaga Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Mario Ponrang saat korban tiba sekitar pukul 16.00 Wita.


Ratusan warga yang sejak siang menunggu kabar pencarian langsung berbondong-bondong mendekati dermaga begitu perahu yang membawa Aldi merapat.


Tangis haru pecah, terutama dari pihak keluarga dan kaum ibu yang tak kuasa menahan rasa syukur setelah mengetahui nelayan muda tersebut ditemukan dalam keadaan selamat usai berjam-jam terombang-ambing di laut akibat cuaca buruk.


Satu per satu warga terlihat memeluk Aldi dengan penuh emosional, sementara beberapa lainnya menyalami tim SAR gabungan sebagai bentuk terima kasih atas upaya pencarian yang dilakukan sejak pagi hari.


Korban yang tampak lemas akibat kelelahan kemudian dievakuasi dan mendapat penanganan awal sebelum dibawa berkumpul bersama keluarganya.

Previous Post Next Post