Banyak Pengendara Roda Dua Gunakan Knalpot Brong, Kapolres Tana Toraja; Saya Perintahkan Kepada Jajaran Sat Lantas untuk Melakukan Tindakan Kepolisian
INSPIRASI TIMUR INDONESIA

 

TANA TORAJA – Kapolres Tana Toraja, Toraja AKBP. Juara Silalahi, SIK, MH, prihatin dengan perilaku remaja pengendara roda dua yang menggunakan knalpot brong atau knalpot bising.

Keprihatinan Kapolres Tana Toraja  tersebut sehingga memerintahkan kepada Jajaran Sat Lantas untuk melakukan kegiatan kepolisian yakni penertiban knalpot bising.

Perintah tersebut disampaikan saat Apel Pagi  di halaman Apel Mapolres Tana Toraja, Senin, (31/01/2022) pagi.

"Terimakasih rekan - rekan atas pelaksanaan tugas selama seminggu kemarin, semua berjalan dengan aman dan kondusif, pelaksanaan Cipta Harkamtibmas di Sabtu (29/01/2022) malam lalu juga berjalan dengan baik, namun perlu untuk ditingkatkan kualitasnya, khususnya bagi remaja pengguna kendaraan knalpot brong atau bising yang saya lihat umumnya dari kalangan remaja, untuk itu saya perintahkan kepada Jajaran Sat Lantas untuk melakukan tindakan-tindakan kepolisian yang terukur, sentuh sekolah-sekolah dengan imbauan-imbauan sebagai langkah pertama penanganan knalpot brong," kata AKBP Juara Silalahi.

Kapolres Tana Toraja juga mengingatkan kepada para PJU untuk tidak mengendorkan kesiagaan,  dan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran varian virus Covid-19 yakni Omicron.

"Di pulau jawa, penderita Omicron terus meningkat, dan di Sulsel pun penderita Omicron sudah di temukan di Takalar, ini sinyal bagi kita semua untuk tetap waspada, ingatkan masyarakat kita melalui himbauan Prokes untuk meningkatkan kewaspadaan, ingatkan juga agar tetap disiplin terapkan Prokes," ucap Juara Silalahi.

Sementara itu, Kasat Lantas Iptu Adnan Leppang, SH, MH, yang di temui di ruang kerjanya saat usai mengikuti anev giat rutin mengatakan untuk  menindak lanjuti atensi Kapolres Tana Toraja, ada 3 pola penanganan kepolisian yang akan dilakukan.

“Pola yang dilakukan yakni pola Preemtif, Preventif, dan Refresif, Preemtifnya kita akan lakukan penyuluhan ke sekolah - sekolah, Preventifnya dalam bentuk Patroli, dan yang terakhir adalah Refresif, disini akan kita kerjasama dengan Sat Reskrim dalam hal penindakan bagi Bengkel dan toko-toko yang menyediakan atau menjual knalpot brong bising," ujar Iptu Adnan Leppang.

Terkait dengan rencana penindakan, kata Adnan Leppang sebelumnya akan dilakukan terlebih dahulu sosialisasi kepada pelaku usaha bengkel maupun toko-toko yang memperjualbelikan knalpot bising.

"Yang jelas, atensi pimpinan akan kita laksanakan secepatnya, selanjutnya sejauh mana hasilnya akan kami sampaikan lagi, kami berharap langkah ini akan menjawab keresahan masyarakat terhadap knalpot bising,” tutur Adnan Leppang.


Previous Post Next Post