Menparegraf Sandiaga Uno Kunjungi Desa Wisata Kole Sawangan, Disambut Tarian Khas Budaya Toraja
INSPIRASI TIMUR INDONESIA


TANA TORAJA
- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Desa Wisata Kole Sawangan, Kecamatan Malimbong Balepe, Tana Toraja, pada Minggu (21/11/2021) kemarin.

Saat kunjungan ini Menparekraf sangat antusias yang didampingi oleh Bupati Tana Toraja, Theophilus Allorerung, dan Wakil Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg beserta rombongan, meski dibawah guyuran hujan.

Bagaimana tidak, dari pantauan media di lokalisasi, Menparekraf setibanya di Desa Wisata Kole Sawangan bersama para rombongan meneriakkan "Meoli komi Toraya".

Selain itu ia disambut dengan meriah oleh orang tua dan anak remaja Desa Wisata Kole Sawangan yang menampilkan Tarian khas budaya Toraja. Seperti, Tarian Pa' Tirra, Tarian Pagellu Tua, dan Tradisi Ma'lambuk Pare, serta disuguhi makanan dan minuman kuliner.

Desa Wisata Kole Sawangan yang terletak di kaki gunung Sado'ko, berada di atas ketinggian 1.344 mdpl, bagian barat Tana Toraja yang dapat dijangkau mengunakan roda dua atau empat dengan jarak tempuh dari Kota Makale sejauh 33 kilometer atau sekira 45 menit.

Ini memiliki objek wisata seperti, kerajinan bambu dan tenunan, sanggar tari, manik-manik, tanaman bambu, legenda Pa'doran dan juga kuburan batu yang mulai digunakan sejak tahun 1215 sampai sekarang sebanyak 107 liang dan tempat pemujaan aluk todolo (agama leluhur orang Toraja).

Diketahui, Desa Wisata Kole Sawangan sendiri masuk 50 besar Anugrah Desa Wisata terbaik Indonesia tahun 2021.

Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, saat melanjutkan kunjungannya di objek wisata religi Patung Tuhan Yesus Buntu Burake mengatakan, dirinya akan menghadirkan dunia di Toraja.

"Jadi tugas saya mendatangkan dunia Ke Toraja, Toraja layak di kunjungi wisatawan mancanegara. Tahun depan kita akan menggagas Konggres Nasional, seperti sebelumnya Konggres Pata ternyata membawa Toraja menjadi Destinasi Wisata kedua setelah Bali," tutur Sandiaga. (*)


Previous Post Next Post