Mensos Risma Kunjungi Korban Bencana Banjir Bandang dan Longsor di Walmas Luwu
INSPIRASI TIMUR INDONESIA


LUWU
- Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Tri Rismaharini melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Rabu (6/10/2021).

Mensos bersama rombongan mendarat di Bandara La Galigo Bua, Palopo, menggunakan Pesawat Wings Air IW-1350, pada pukul 08.45 WITA.

Setibanya, Mensos Risma langsung menuju ke Walenrang Lamasi (Walmas), guna meninjau lokasi serta para korban yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor.

Dalam peninjauan lokasi bencana, Mensos didampingi oleh Bupati Luwu, Basmin Mattayang, Kapolres Luwu, AKBP Fajar Dani, Dandim 1403 Palopo, Letkol Inf Gunawan, Kadisos Sulsel, Andi Irawan Bintang dan Dirjen Linjamsos Kemensos Yan.

Mensos Risma melihat langsung kondisi pengungsian dan lokasi terdampak bencana longsor dan banjir, termasuk di Desa Ilan Batu, Kecamatan Walenrang Barat, serta mengunjungi para korban, diantaranya Kepala Desa Ilan Batu, Abdul Salam yang empat anak meninggal dunia akibat bencana ini.

Di lokasi bencana, Mensos meminta Bupati Luwu memastikan bahwa kebutuhan masyarakat terdampak banjir bandang di Walenrang-Lamasi terpenuhi.

"Dalam kondisi seperti ini, negara harus hadir memastikan kebutuhan warga yang terdampak bencana," kata Menteri Sosial Tri Rismahariani, Rabu (6/10/2021).

Mensos menyebut, kebutuhan pengungsi yang paling mendasar saat ini adalah makanan dan air bersih. Untuk itu, dia meminta personel Taruna Siaga Bencana (Tagana), agar kebutuhan tersebut tersedia di dapur umum yang dioperasikan.

"Saya perintahkan Tagana memasak secara maksimal. Dapur umum yang saya tinjau ini dipastikan terus melayani suplay makanan," kata Mensos.

Mensos ingin memastikan upaya evakuasi korban dan bantuan bagi warga di pengungsian berjalan dengan baik. Risma juga langsung menyalurkan bantuan dengan total sebesar Rp.444.535.423.

Adapun bantuan yang diberikan berupa 700 paket makanan anak, 481 paket makanan siap saji, 250 paket matras, 270 lembar tenda gulung merah, 215 lembar selimut, 30 unit kasur, 15 paket peralatan dapur keluarga, 25 paket food ware, 300 Paket family kit, 50 Paket kidsware, 1 unit perahu karet.

Sementara itu, Bupati Luwu Dr Basmin Mattayang mengaku senang dengan perhatian yang lebih diberikan pemerintah melalui Menteri Sosial.

"Perhatian yang besar dari Menteri Sosial ini dapat menambah semangat masyarakat Walenrang-Lamasi untuk bangkit. Kami bersama seluruh unsur pemerintahan, TNI, relawan dan masyarakat bahu membahu melakukan pembersihan," ujar Basmin.

Basmin mengaku, fokus membuka akses jalan yang masih terisolir terutama pada akses jalan antar desa. Menurut dia, hal itu penting dilakukan karena jalan tersebut menjadi jalur pendistribusian logistik bagi warga terdampak.

"Mengingat ini urat nadi lalu-lintas dan perekonomian, terutama untuk mendistribusikan logistik pada beberapa wilayah pengungsian di Walenrang-Lamasi," kata Basmin.

Sejauh ini, bantuan bagi warga terisolir hanya dapat dilakukan dengan menggunakan kendaraan roda dua.

"Misalnya di daerah pegunungan, di Walenrang Barat mengingat memang aksesnya terputus," pungkasnya. (Ben)


Previous Post Next Post