Inspirasi Timur

 



PALOPO -- Banjir kembali merendam puluhan rumah di lingkungan Marobo, Kelurahan Salubattang, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Sabtu (8/5/2021).

Seperti diketahui, banjir juga merendam puluhan hektare lahan pertanian di wilayah tersebut dan berakibat bakal terancam gagal panen. Selain itu akses jalan menuju lokasi tersebut lumpuh sejak tadi malam setelah diguyur hujan lebat.

Salah seorang warga, Arya (43) mengatakan, banjir dengan ketinggian 50 sentimeter hingga 1 meter mulai menggenangi kawasan pemukiman warga Marobo sejak Jumat (7/5/2021), sekitar pukul 23.00 WIB tadi malam.

"Kalau diluar rumah tadi pagi air setinggi hingga 1 meter, tapi kalau didalam rumah cuma 50 sentimeter," ucap Arya, saat di jumpai awak media siang tadi.

Sementara itu, Camat Telluwanua Andi Baso Akbar yang dikonfirmasi mengatakan, untuk sementara ini warga yang dilanda banjir memilih untuk tetap tinggal di rumah masing-masing karena ingin melaksanakan sholat Idul Fitri di kampung halamannya sambil menunggu air surut.

"Warga terpaksa mengamankan barang-barang mereka ke tempat yang lebih tinggi, seperti peralatan tidur dan peralatan dapur, termasuk alat elektronik," katanya.

Banjir yang merendam rumah warga, membuat bahan makanan ikut terendam termasuk sumber air minum. Akibatnya, warga kekurangan bahan makanan dan air bersih.

"Saat ini warga membutuhkan bantuan terdesak seperti air bersih dan bahan-bahan makanan lainnya," ungkap Andi Baso akbar.

Sekadar informasi, banjir terjadi akibat meluapnya sungai Salu battang setelah diguyur hujan deras pada Jumat sore kemarin. (Syarif)

Previous Post Next Post