PALOPO - Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Cabang Makassar mengawali masa bakti kepengurusan periode 2025–2028 dengan menggelar Mandatory Ride yang dikemas tidak sekadar sebagai touring, tetapi juga sebagai aksi sosial lintas daerah.
Kegiatan
ini menempuh jarak sekitar 1.100 kilometer dengan rute
Makassar–Sidrap–Palopo–Poso hingga berakhir di Luwuk Banggai. Perjalanan
panjang tersebut menjadi penanda dimulainya program kerja pengurus baru,
sekaligus memperkuat nilai persaudaraan dan kepedulian sosial di tubuh
komunitas motor gede tersebut.
Di
setiap daerah persinggahan, rombongan HDCI Makassar melaksanakan bakti sosial
dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan
difokuskan kepada komunitas ojek daring serta anak-anak panti asuhan di wilayah
yang dilewati.
Bendahara
Umum HDCI Makassar, Anthoni Lai,
mengatakan Mandatory
Ride ini menjadi simbol komitmen awal pengurus periode 2025–2028
untuk menghadirkan organisasi yang tidak hanya aktif dalam kegiatan otomotif,
tetapi juga peka terhadap kondisi sosial.
“Kegiatan
ini adalah komitmen awal kami di periode 2025–2028. Kami ingin kehadiran HDCI
Makassar tidak hanya dirasakan sebagai komunitas otomotif, tetapi juga sebagai
saudara yang hadir membawa manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar
Anthoni Lai, Jumat (16/1/2025).
Menurut
Anthoni, bantuan sosial yang disalurkan berupa beras sebanyak 250 kilogram di
setiap titik persinggahan. Seluruh bantuan tersebut bersumber dari kas HDCI
Makassar yang dihimpun secara swadaya melalui donasi para pengurus dan anggota.
Ia
menegaskan, keputusan menggunakan dana internal merupakan bentuk tanggung jawab
moral organisasi sekaligus wujud solidaritas antaranggota yang ingin berbagi
dengan sesama.
“Seluruh
bantuan ini murni dari kas HDCI Makassar. Ini bentuk kepedulian bersama para
member, bahwa solidaritas di internal organisasi harus berdampak nyata bagi
masyarakat luas,” kata Anthoni.
Perjalanan
lintas kabupaten dan provinsi ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan
antar-pengurus. Medan yang menantang serta jarak tempuh yang panjang dianggap
sebagai sarana untuk membangun kekompakan, disiplin, dan semangat kolektif
dalam menjalankan roda organisasi ke depan.
Mandatory
Ride tersebut, lanjut Anthoni, sekaligus menjadi manifestasi nilai dasar HDCI,
yakni loyalitas dan solidaritas yang berjalan seiring dengan nilai kemanusiaan.
Ia menilai, citra komunitas motor besar harus dibangun melalui aksi nyata yang
positif dan berdampak langsung.

.jpeg)
