Inspirasi Timur

 














PALOPO - Terputusnya jalan trans penghubung Kota Palopo - Toraja Utara akibat bencana tanah longsor beberapa waktu lalu, yang terjadi di Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo kini dapat dilalui.

Pasca longsor tiga bulan terakhir, akses jalan Palopo-Toraja Utara terputus. Warga sangat kesulitan jika hendak menuju ke Toraja Utara dari Palopo, begitupun sebaliknya.

Sebelum adanya jembatan gantung para pengendara roda dua melintasi jalan alternatif dan dibantu oleh warga setempat untuk melintas untuk dapat melalui jalur trans Toraja - Palopo.

Usai diresmikan, jembatan yang berukuran panjang 120 meter dan lebar jalan 1.8 meter hanya bisa di lalui oleh para pejalan kaki dan kendaraan roda Dua.

Salah satu pengendara roda Dua saat ditemui dilokasi mengatakan bahwa dengan adanya jembatan gantung ini para pengendara tidak lagi melewati jalan-jalan pintas.

"Kita sangat berterima kasih dengan adanya jembatan ini, karena selama ini kita hanya mencari jalaur-jalur sangat jauh seperti jalan lewat Simbuang," kata Drs. Yunus Toding, Minggu, (27/09/2020).

Menurutnya, meski adanya jalur alternatif namun jalur tersebut memakan waktu yang cukup lama untuk dilalui.

"Kalau kita biasanya berangkat jam 8 dari Palopo tiba ditoraja itu jam 2, sekarang dengan adanya jembatan ini perjalan menjadi singkat walaupun hanya kendaraan roda dua, kita juga sangat terima kasih kepada pihak menteri PUPR dan bapak Jokowi yang telah peduli," tambah Yunus.

Diketahui, jembatan gantung tersebut telah diresmikan oleh Wakil Wali Kota Palopo, Rahmat Masri Bandaso (RMB), pada Jumat, 25 September 2020 kemarin.

Laporan (AM)

Previous Post Next Post