Inspirasi Timur

 





LUWU UTARA  – Pasca banjir bandang Luwu Utara, Sulawesi Selatan yang menerjang enam kecamatan pada Senin (13/07/2020) dan merusak sejumlah fasilitas dalam area bandara Andi Jemma  Masamba hingga harus dihentikan operasional di bandara, kini kembali beroperasi.

Kepala Bandara Andi Jemma Masamba, Mohammad Sabu mengatakan hari ini operasional bandara kembali dibuka dan  berlangsung secara normal.

“Pada Selasa (14/07/2020) lalu bandara diterjang banjir bandang yang menyebabkan fasilitas bandara tak bisa dipakai, dan harus  direcoveri selama 13 hari dan hari ini sudah bisa beroperasi kembali,” kata Mohammad Sabu, saat dikonfirmasi, Selasa (28/07/2020).

Sabu mengatakan pada pagi hari ini penerbangan sudah dilakukan oleh Susi Air bersama helikopter VVIP.

“Hari ini untuk perintis melayani  penerbangan ke Seko dan Rampi, penumpang dan Cargo  serta melayani  rombongan Menteri Pertanian,” ucap Sabu.

Menurut Sabu untuk selanjutnya penerbangan akan beroperasi setiap hari kecuali hari Minggu dan hari raya.

“Untuk hari ini penumpang penuh begitupun dengan barang atau cargo untuk daerah terpencil,” ujar Sabu.

Sebelumnya diberitakan, Banjir merendam area bandara dan merusak pagar bandara, selain itu material lumpur sebagian memenuhi area landasan bandara, akibatnya pihak bandara terpaksa harus harus menunda penerbangan.

Kepala Bandara Andi Djemma Masamba Muhammad Sabu mengatakan, kejadian banjir bandang pada pukul 20.30 Wita membuat runway dan pagar rusak.

“Pagar yang rusak mencapai 500 meter, jadi bandara Andi Djemma yang melayani cargo dihentikan selama 14 hari dan kami berharap musibah ini segera cepat berlalu walau sampai saat ini air masih menggenang,” ucap Muhammad saat dikonfirmasi, Selasa (14/07/2020).

Menurut Muhammad, pihaknya belum bisa membersihkan bandara karena air masih tergenang di runway.


“Untuk membersihkannya kami lihat kondisi dulu, semoga besok setelah air surut sudah bisa dibersihkan,” ucap Muhammad.


Previous Post Next Post