Inspirasi Timur

 




PALOPO - Buaya yang menerkam salah satu warga di Sungai Pentojangan, Kelurahan Pentojangan Kecamatan Telluwanua, sampai saat ini masih berkeliaran di Sungai tersebut.

Upaya penangkapan Buaya tersebut masih belum bisa dilakukan pihak Balai Konsevasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Selatan, karena terkendala peralatan yang tidak memadai.

Keterangan tersebut berdasarkan informasi yang diperoleh dari Lurah Pentojangan yang sampai saat ini masih melakukan kordinasi dengan  salah satu dokter hewan yang ikut pada saat perburuan buaya tersebut.

Lurah Pentojangan, Idil Burahima  mengatakan sampai saat ini pihaknya masih melakukan kordinasi dengan BKSDA dan Dokter hewan terkait langkah-langkah penanganan buaya liar tersebut.

"Kami pihak Kelurahan selalu kordinasi dengan pihak BKSDA dan Dokter hewan terkait tindak lanjut penanganan buaya tersebut," kata Idil.

Menurut Idil, sembari menunggu informasi dari pihak BKSDA, Lurah Pentojangan melalui RT/RW mengimbau warga agar untuk sementara waktu tidak melakukan aktifitas disekitaran sungai tersebut untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

"Sementara waktu menunggu informasi dari BKSDA kami sudah menghimbau warga agar tidak melakukan aktifitas di sekitar sungai," ujar Idil.

Sementara itu Muslimin (56) warga Kelurahan Pentojangan yang diterkam buaya tersebut dan sebelumnya dirawat di RSUD Sawerigading Palopo, kini telah pulih tapi masih harus menjalani rawat jalan.

Previous Post Next Post