11 Tenaga Medis dan 4 Anggota Polri Diberangkatkan untuk Menjalani Karantina
INSPIRASI TIMUR INDONESIA




LUWU TIMUR  – Sebanyak 15 orang tenaga medis dan anggota Polri yang dinyatakan reaktif hasil Rapid Tes, diberangkatkan ke Kota Makassar untuk menjalani masa karantina. Dari 15 orang tersebut terdiri dari 11 orang tenaga medis dan 4 orang anggota Polri yang bertugas di salah satu polsek di Luwu Timur.

Mereka diberangkatkan di Posko Induk Tim Gugus Tugas Covid-19 sekitar pukul 22.00 Wita, Kamis (07/05/2020) malam tadi.

Bupati Luwu Timur Muhammad Toriq Husler mengatakan 15 pasien ini sudah menjalani Rapid tes dan dinyatakan reaktif covid-19, di lokasi karantina mereka akan menunggu hasil pemeriksaan Swab.

” Meskipun ini baru hasil Rapid Tes, 15 orang warga Luwu Timur ini tidak ada yang keberatan dan malah ada yang sukarela meminta diberangkatkan ke Kota Makassar karena disana mereka menjalani karantina di Swiss Bell Hotel,” kata Husler saat dikonfirmasidi posko covid-19 Luwu Timur.

Menurut Husler, secara fisik semua pasien yang diberangkatkan ke Kota Makassar dalam keadaan sehat dan bugar, namun karena hasil rapid tes menunjukkan mereka reaktif Covid-19.

” Saya bangga mereka semua tidak mau mengambil resiko lebih lama tinggal di Luwu Timur dan memilih ke Makassar karena disana sudah tentu pengambilan Swab akan cepat dilakukan,” ucap Husler.

Huslerberharap agar para tenaga medis dan anggota Polri tersebut yang bertugas di Luwu Timur untuk tetap semangat  dan tidak memikirkan soal kebutuhan mereka selama memasuki karantina di Hotel Swiss Bell sebab segala kebutuhan sudah diperhitungkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

”Sebenarnya saya yang sedih karena berpisah disaat bulan Ramadhan, yang mana bulan ini  bulan kita berkumpul bersama keluarga saat berbuka dan sahur, saya merasakan itu. Saya selaku Bupati Luwu Timur mendoakan agar hasil Swabnya nanti negatif semuanya dan  kembali ke Luwu Timur lagi dalam keadaan sehat wal afiat, Amiin,” harap Husler.

Setibanya di tempat Karantina nanti, Husler juga meminta Dinas Kesehatan Luwu Timur terus berkomunikasi, terus memberi semangat agar perkembangan mereka di Makassar juga kita pantau dari Luwu Timur.

Buat sopir saya titip pesan utamakan keselamatan selama dalam perjalanan, jangan terlalu ngebut, upayakan terus beriringan sampai di tujuan.

Pelepasan Pasien reaktif Covid-19 ini di hadiri juga Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur, Rosmini Pandin, Kepala BPBD Luwu Timur Muh.Zabur. Dr April dan segenap pegawai BPBD dan Humas Luwu Timur 

Previous Post Next Post