LUWU – Tangis haru dan kebahagiaan mewarnai penyambutan kepulangan Jemaah Haji Kabupaten Luwu Tahun 1448 Hijriah/2026 Masehi di Rumah Jabatan Bupati Luwu, Rabu (1/7/2026). Ratusan keluarga memadati lokasi untuk menyambut anggota keluarganya yang baru kembali dari Tanah Suci setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji.
Penyambutan dipimpin langsung Bupati Luwu, H. Patahudding, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu. Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, Ketua DPRD Luwu, Wakil Ketua I DPRD Luwu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua Bidang I TP PKK Luwu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Luwu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, serta para petugas haji.
Dalam sambutannya, Bupati Patahudding menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah dalam keadaan sehat serta berharap seluruh amal ibadah mereka diterima Allah SWT.
"Atas nama pribadi, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Luwu, kami mengucapkan selamat datang kembali di tanah air. Semoga seluruh amal ibadah selama di Tanah Suci diterima Allah SWT dan seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur," ujar Patahudding.
Bupati juga mengingatkan bahwa nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji hendaknya terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, para jemaah diharapkan menjadi teladan di tengah masyarakat melalui akhlak mulia, kepedulian sosial, serta semangat membangun daerah.
Sementara itu, Ketua Kloter 42 Embarkasi Makassar dalam laporannya menyampaikan bahwa kloter tersebut membawa 390 jemaah yang berasal dari Kabupaten Luwu, Bone, Takalar, Bulukumba, Makassar, dan Bantaeng. Jemaah termuda berusia 18 tahun, sedangkan yang tertua berusia 91 tahun.
Ia menjelaskan, seluruh rangkaian ibadah haji di Makkah dan Madinah berjalan dengan lancar. Namun, satu orang jemaah asal Kabupaten Bantaeng meninggal dunia di Tanah Suci sehingga jumlah jemaah yang kembali ke Indonesia menjadi 389 orang.
"Alhamdulillah, secara umum seluruh jemaah kembali dalam kondisi sehat. Amanah untuk mendampingi tamu-tamu Allah telah kami laksanakan sebaik mungkin," katanya.
Mewakili seluruh petugas kloter, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Luwu atas dukungan dan pelayanan yang diberikan sejak proses pemberangkatan hingga pemulangan jemaah. Ia sekaligus memohon maaf apabila selama memberikan pelayanan masih terdapat kekurangan maupun kekhilafan.
Di akhir laporannya, Ketua Kloter secara resmi menyerahkan kembali seluruh jemaah kepada Pemerintah Kabupaten Luwu untuk selanjutnya dipertemukan dengan keluarga masing-masing.
Momentum kepulangan tersebut menjadi momen penuh makna bagi para jemaah dan keluarga. Selain menandai berakhirnya perjalanan ibadah di Tanah Suci, kepulangan itu juga diharapkan menjadi awal bagi para haji untuk mengamalkan nilai-nilai ketakwaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Luwu berharap kemabruran yang diraih para jemaah mampu memberikan manfaat bagi keluarga, lingkungan sekitar, serta menjadi inspirasi dalam mewujudkan Kabupaten Luwu yang religius, rukun, dan berakhlak mulia.
