LUWU – Pembangunan desa tidak lagi hanya berbicara soal infrastruktur. Kini, penguatan tata kelola, keselamatan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan desa yang mandiri dan berkelanjutan.
Semangat tersebut diwujudkan melalui Program Jaga Desa, sebuah inisiatif kolaboratif yang melibatkan pemerintah desa, masyarakat, dan PT Masmindo Dwi Area (MDA) di 11 desa wilayah operasional perusahaan.
Program ini hadir dengan slogan "Aspirasi Dijaga, Desa Berdaya, Masa Depan Terjaga", yang menekankan pentingnya pembangunan desa yang berangkat dari kebutuhan masyarakat sekaligus mengedepankan keberlanjutan.
Jaga Desa dibangun di atas empat pilar utama yang saling melengkapi, yakni Jaga Stabilitas Desa, Jaga Masa Depan Desa, Jaga Keselamatan Desa, dan Jaga Kesejahteraan Desa.
Pada pilar Jaga Stabilitas Desa, program difokuskan pada penguatan tata kelola pemerintahan desa melalui forum desa, musyawarah desa, pemetaan potensi, peningkatan kapasitas aparatur, hingga penguatan sistem pengaduan masyarakat. Tujuannya menciptakan pemerintahan desa yang lebih transparan, partisipatif, dan responsif.
Sementara itu, Jaga Masa Depan Desa diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Beragam kegiatan disiapkan, mulai dari beasiswa, pelatihan vokasi, pengembangan UMKM dan koperasi, layanan kesehatan ibu dan anak, hingga peningkatan literasi masyarakat.
Aspek keselamatan juga menjadi perhatian melalui pilar Jaga Keselamatan Desa. Program ini mencakup pelatihan tanggap darurat, edukasi keselamatan, peningkatan kapasitas relawan desa, penguatan sistem keamanan lingkungan, hingga pengembangan jalur evakuasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana.
Tak kalah penting, pilar Jaga Kesejahteraan Desa diarahkan untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usaha lokal, pengembangan sektor pertanian dan perikanan, serta penciptaan peluang ekonomi baru yang berkelanjutan.
Selain berbagai program tersebut, masyarakat juga didorong berpartisipasi aktif melalui penyampaian aspirasi, musyawarah desa, pelaporan pengaduan, hingga keterlibatan dalam berbagai kegiatan pemberdayaan yang diselenggarakan di desa masing-masing.
Melalui pendekatan kolaboratif, Program Jaga Desa diharapkan mampu menjadi wadah yang memperkuat hubungan antara masyarakat, pemerintah desa, dan perusahaan, sehingga pembangunan dapat berjalan lebih inklusif serta memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh warga.
