Musda V LDII Luwu, Pj Sekda Dorong Organisasi Keagamaan Perkuat Pendidikan Karakter Generasi Muda

LUWU – Pemerintah Kabupaten Luwu menegaskan pentingnya peran organisasi keagamaan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, khususnya melalui penguatan pendidikan karakter, pembinaan moral, dan pemeliharaan harmoni sosial di tengah masyarakat.


Komitmen tersebut disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Luwu, Muhammad Rudi, saat mewakili Bupati Luwu membuka Musyawarah Daerah (Musda) V Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Luwu Tahun 2026 di Belopa, Rabu (3/6/2026).


Dalam sambutan Bupati Luwu yang dibacakannya, Muhammad Rudi mengapresiasi pelaksanaan Musda V LDII sebagai forum strategis organisasi untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, sekaligus merumuskan program kerja yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan sumber daya manusia yang memiliki kualitas keimanan, akhlak, pengetahuan, serta karakter yang kuat.


“Organisasi keagamaan memiliki peran strategis dalam membina masyarakat, memperkuat pendidikan karakter, serta menanamkan nilai-nilai moral dan kebangsaan kepada generasi muda,” kata Muhammad Rudi.


Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Luwu terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan dan keagamaan untuk mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, produktif, dan berdaya saing.


Muhammad Rudi juga menyoroti tantangan perkembangan teknologi informasi yang membawa dampak sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, berbagai persoalan seperti degradasi moral, penyalahgunaan narkoba, hingga lunturnya nilai-nilai kebangsaan perlu diantisipasi melalui penguatan pendidikan karakter dan pembinaan generasi muda.


Karena itu, keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan, dinilai menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan sosial dan moral masyarakat.


Ia berharap LDII dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang berkarakter, menjaga persatuan, serta memperkuat semangat kebersamaan di tengah keberagaman.


“Perbedaan harus menjadi kekuatan untuk saling melengkapi. Nilai-nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan toleransi yang selama ini menjadi karakter masyarakat Luwu harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang,” ujarnya.


Pemerintah Kabupaten Luwu juga berharap Musda V LDII mampu menghasilkan program-program yang inovatif dan konstruktif serta melahirkan kepengurusan yang mampu memperkuat kontribusi organisasi dalam mendukung pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Luwu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Luwu, Ketua DPW LDII Sulawesi Selatan beserta jajaran, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu, Ketua DPD LDII Kabupaten Luwu, para alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda.

Previous Post Next Post