PLN Pastikan Kerja Sama dengan PT MDA Tidak Ganggu Pasokan Listrik Masyarakat

LUWU - PT PLN (Persero) memperkuat kerja sama dengan PT Masmindo Dwi Area dalam penyediaan infrastruktur kelistrikan untuk mendukung operasional industri tambang di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan melalui Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) Tegangan Menengah.

Ilustrasi

Melalui kerja sama tersebut, PLN akan membangun jaringan listrik tegangan menengah 20 kV sepanjang sekitar 42 kilometer menuju kawasan operasional tambang PT Masmindo Dwi Area di jalur Sampeang hingga Kadong-Kadong bagian atas.


Manajer PLN UP3 Palopo, Yekti Kurniawan, mengatakan jaringan tersebut disiapkan dengan kapasitas 23 MVA guna memenuhi kebutuhan energi industri tambang.


Ia menegaskan pembangunan jaringan listrik ini tidak akan mengganggu pasokan listrik bagi pelanggan rumah tangga dan masyarakat.


“Sistem kelistrikan saat ini masih dalam kondisi cukup dan andal. Selain itu, sistem jaringan terpisah memastikan keandalan pelanggan eksisting,” kata Yekti.


Ia juga mengungkapkan PLN akan menerapkan standar keamanan konstruksi pada jalur yang dilalui kendaraan tambang, termasuk pemasangan kabel bawah tanah di titik tertentu guna meminimalkan risiko gangguan jaringan.


Selain mendukung kebutuhan industri, PLN juga tetap melanjutkan program pemerataan akses listrik melalui program Listrik Desa (Lisdes). Saat ini, rasio elektrifikasi di Kabupaten Luwu telah mencapai 99 persen.


PLN menargetkan seluruh desa di Kabupaten Luwu dapat menikmati layanan listrik 100 persen pada tahun 2027 melalui sinergi bersama pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan.


Sementara itu, Bupati Luwu Patahudding menegaskan pembangunan jaringan listrik harus memberikan manfaat luas, tidak hanya bagi perusahaan tetapi juga masyarakat sekitar.


“Kami meminta agar kebutuhan listrik warga tetap menjadi prioritas oleh PLN,” kata Patahudding saat menerima kunjungan PLN dan Masmindo di ruang kerjanya, Kamis (2/4/2026).


Ia juga meminta penambahan tiang listrik di sejumlah titik serta perbaikan infrastruktur yang sudah rusak karena dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga jika tidak segera ditangani.


Selain itu, Pemkab Luwu meminta agar jalur menuju lokasi site tambang dilengkapi penerangan memadai mengingat tingginya intensitas kendaraan perusahaan yang melintas.


Menanggapi hal tersebut, Area Manager PT Masmindo Dwi Area Kusnadi menyampaikan rencana dukungan melalui program PNPM untuk penyediaan lampu jalan. Namun, Bupati mengingatkan agar program tersebut tetap berorientasi pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Previous Post Next Post