TORAJA UTARA - Sebuah mobil minibus yang diduga digunakan untuk mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan pertalite terbakar hebat di Lembang Bua Tallulolo, Kecamatan Kesu’, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Minggu (10/5/2026) sore.
Kebakaran kendaraan bernomor
polisi DP 1664 AC itu terjadi di depan sebuah kafe saat mobil hendak memutar
balik arah. Api tiba-tiba muncul dan langsung membesar lantaran kendaraan
diduga membawa sejumlah jeriken berisi BBM. Peristiwa tersebut memicu kepanikan
warga dan menyebabkan kemacetan panjang di jalur nasional penghubung Kabupaten
Toraja Utara dan Kabupaten Tana Toraja.
Petugas Damkar Pemerintah
Kabupaten Toraja Utara, Elyas M. Pakiding,
mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik
pada kendaraan yang mengangkut BBM.
“Penyebab kebakaran itu
diperkirakan mungkin ada korsleting listrik di kendaraan yang memuat BBM. Jadi
mobil ini disinyalir membawa bahan bakar oplosan,” kata Elyas di lokasi
kejadian, Minggu.
Elyas menjelaskan,
keberadaan bahan bakar di dalam kendaraan membuat api dengan cepat membesar dan
menyulitkan proses pemadaman. Menurut dia, petugas harus berhati-hati mendekati
titik api karena kendaraan dipenuhi jeriken berisi solar dan pertalite.
“Teman-teman dari tim Damkar
agak sulit melakukan pemadaman karena kendaraan memuat BBM, tapi bersyukur kami
bisa atasi dengan bantuan masyarakat,” ucapnya.
Warga di sekitar lokasi
kejadian sempat panik dan berhamburan keluar rumah karena khawatir api merembet
ke bangunan lain. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dan menarik
perhatian pengendara yang melintas di jalur tersebut.
Kobaran api bahkan
nyaris membakar bangunan kafe yang berada tidak jauh dari lokasi kendaraan
terbakar. Beruntung, petugas pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Toraja
Utara segera tiba di lokasi sehingga api tidak sempat merembet ke bangunan
warga maupun kendaraan lain di sekitar tempat kejadian.
“Empat unit mobil
pemadam kebakaran diterjunkan untuk mengendalikan kobaran api. Setelah
berjibaku selama kurang lebih satu jam, petugas kami akhirnya berhasil memadamkan api
sepenuhnya,” ujarnya.
Akibat peristiwa tersebut,
sopir kendaraan dilaporkan mengalami luka bakar akibat insiden tersebut.
“Sopir mengalami luka
bakar pada bagian kaki dan langsung mendapat penanganan setelah dievakuasi dari
lokasi kejadian,” tuturnya.
Pantauan di lokasi, akibat kejadian tersebut arus lalu lintas di jalur tengah Sulawesi yang merupakan akses utama penghubung Toraja Utara dan Tana Toraja sempat mengalami kemacetan cukup parah akibat banyaknya warga yang memadati lokasi kebakaran dan proses pemadaman yang berlangsung cukup lama.
