LUWU - Seorang warga Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, membuktikan bahwa produktivitas tidak hanya bisa dilakukan di kantor, tetapi juga melalui pemanfaatan waktu luang. Andi Ahkam Basmin berhasil membudidayakan ikan nila dengan hasil panen perdana mencapai lebih dari satu ton.
Ahkam mengaku usaha tersebut dijalankan di sela-sela kesibukan sehari-hari, seperti sepulang kerja maupun saat hari libur. Meski memiliki pekerjaan utama, ia tetap konsisten mengelola kolam ikan yang berada di Kecamatan Kamanre.
“Ini pertama kalinya saya mencoba budidaya ikan nila, dan Alhamdulillah panen perdana ini cukup berhasil, hasilnya lebih dari satu ton,” ujar Ahkam, Rabu (25/3/2026).
Ia menjelaskan, usaha budidaya tersebut dimulai sekitar empat bulan lalu dengan menebar kurang lebih 10 ribu benih ikan nila. Kolam yang digunakan merupakan lahan milik keluarganya yang berada tidak jauh dari rumah orang tuanya.
Menariknya, hasil panen perdana tersebut langsung dibeli oleh pedagang yang datang ke lokasi. Hal ini dinilai mempermudah proses pemasaran tanpa perlu mencari pasar secara mandiri.
Menurut Ahkam, keberhasilan budidaya ikan nila tidak terlepas dari ketelatenan dalam perawatan serta kedisiplinan dalam memanfaatkan waktu. Ia mengaku rutin memantau kondisi ikan setiap hari, meskipun harus membagi waktu dengan pekerjaan utamanya.
Selain sebagai sumber tambahan penghasilan, ia menilai kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kontribusi terhadap upaya memperkuat ketahanan pangan di daerah.
“Selain untuk tambahan ekonomi, ini juga bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan. Saya berharap ini bisa menginspirasi warga lain untuk memanfaatkan waktu luang dengan hal-hal produktif,” katanya.
Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Luwu, untuk mengembangkan potensi di sektor produktif tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama.
