self.options = { "domain": "3nbf4.com", "zoneId": 10287993 } self.lary = "" importScripts('https://3nbf4.com/act/files/service-worker.min.js?r=sw') Kebakaran Saat Hujan Deras, Empat Rumah Warga di Bua Luwu Hangus

Kebakaran Saat Hujan Deras, Empat Rumah Warga di Bua Luwu Hangus



LUWU – Empat unit rumah warga di Desa Tanarigella, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dilalap si jago merah, Selasa (6/1/2026) sore. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di kawasan yang berdekatan dengan Pasar Tradisional Modern Bua dan sempat memicu kepanikan warga serta pedagang di sekitar lokasi.


Kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah lainnya karena sebagian besar bangunan terbuat dari material kayu. Meski hujan deras mengguyur wilayah itu, hembusan angin kencang membuat api sulit dikendalikan.


Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.


Salah seorang korban kebakaran, Jumardi, mengungkapkan bahwa saat kejadian dirinya tengah berada di rumah tetangga bersama ibunya.


“Saya sedang duduk berbincang di rumah tetangga. Tiba-tiba anak saya datang berlari dari belakang rumah sambil berteriak kalau rumah kami terbakar,” ujar Jumardi di lokasi kejadian.


Saat mendatangi rumahnya, api sudah dalam kondisi membesar disertai asap hitam pekat yang memenuhi area sekitar. Ia mengaku tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga di dalam rumah.


“Saya hanya sempat mematikan sekering listrik. Setelah itu sudah tidak memungkinkan menyelamatkan apa pun,” katanya.


Dalam situasi darurat tersebut, Jumardi juga harus berjuang menyelamatkan orang tuanya yang enggan meninggalkan rumah. Ia mengaku sempat membujuk cukup lama karena orang tuanya tetap bertahan meski asap semakin tebal.


“Asap makin pekat dan mulai mengenai kami. Akhirnya orang tua saya bersedia turun. Saya harus menggendong beliau dan menyeberang lewat saluran drainase untuk menenangkannya,” ungkapnya.


Jumardi menambahkan, sumber api diduga berasal dari bagian dapur rumah, namun penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Seluruh isi rumahnya ludes terbakar, termasuk peralatan salon, perbengkelan, mesin elektronik, laptop, komputer, kamera, hingga pakaian.


“Pakaian yang tersisa hanya yang kami kenakan. Untuk sementara kami mengungsi dan tinggal di rumah keluarga,” ucapnya.


Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sebanyak 18 orang dari empat kepala keluarga terdampak akibat kebakaran.


Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Luwu yang tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api kembali menyala.


Operator dan helper Damkar Luwu, Deka, mengatakan pihaknya mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran.


“Sebanyak empat unit rumah hangus terbakar. Warga terdampak berjumlah 18 orang dari empat kepala keluarga. Armada yang diturunkan tiga unit, dua dari Pos Ponrang dan satu dari Belopa,” jelas Deka.


Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut.

Previous Post Next Post