Akses Jalan Terganggu, Pertamina Terus Upayakan Penyaluran BBM dan LPG ke Luwu Raya


LUWU– PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus berupaya menjaga kelancaran penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) ke wilayah Luwu Raya, Sulawesi Selatan, di tengah belum pulihnya akses jalan Trans Sulawesi akibat penutupan di sejumlah titik.


Gangguan akses jalan tersebut berdampak langsung pada distribusi energi ke wilayah Kabupaten Luwu, Luwu Timur, dan Luwu Utara. Antrean panjang kendaraan terjadi di beberapa ruas jalan, termasuk armada mobil tangki milik Pertamina yang mengangkut BBM dan LPG.


Sejak Jumat (24/1/2026), Pertamina Patra Niaga telah mengerahkan tujuh mobil tangki LPG dan lima mobil tangki BBM menuju wilayah Luwu. Namun, dalam perjalanan, sebagian armada tertahan di tengah antrean kendaraan akibat penutupan akses jalan. Pada kondisi tertentu, armada bahkan terpaksa kembali ke Fuel Terminal karena pertimbangan keselamatan operasional.


Akibat kondisi tersebut, penyaluran BBM dan LPG ke wilayah Luwu Raya belum dapat dilakukan secara optimal.


Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, mengatakan bahwa penyaluran energi saat ini dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi akses dan situasi di lapangan.


“Armada mobil tangki BBM dan LPG sudah kami siapkan dan kerahkan menuju wilayah Luwu. Namun, saat ini masih tertahan akibat antrean kendaraan dan penutupan akses di beberapa titik. Kami terus melakukan evaluasi dan penyesuaian pola distribusi agar penyaluran dapat segera dilakukan begitu kondisi memungkinkan,” ujar Rum, Selasa (27/1/2026).


Rum menegaskan, dari sisi ketersediaan, stok BBM dan LPG di Fuel Terminal maupun Terminal LPG dalam kondisi aman dan mencukupi. Stok tersebut disiapkan untuk mendukung percepatan penyaluran segera setelah akses distribusi kembali terbuka.


“Begitu jalur distribusi dapat dilalui, kami akan langsung mengoptimalkan penyaluran secara bertahap agar pasokan energi ke masyarakat bisa segera pulih,” kata dia.


Untuk mempercepat distribusi, Pertamina juga terus melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum (APH), serta instansi terkait. Koordinasi ini dilakukan guna mendukung pembukaan akses jalan sekaligus memastikan keamanan dan keselamatan armada mobil tangki di lapangan.


Pertamina berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah dan APH dalam mengawal perjalanan mobil tangki BBM dan skid tank LPG yang melintasi jalur distribusi yang masih terdampak penutupan akses.


“Dukungan pengawalan sangat dibutuhkan agar pendistribusian BBM dan LPG ke wilayah Luwu Raya dapat berjalan aman, lancar, dan sesuai standar keselamatan,” ujar Rum.


Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat. Upaya percepatan penyaluran BBM dan LPG dilakukan agar aktivitas ekonomi serta mobilitas warga di Kabupaten Luwu, Luwu Timur, dan Luwu Utara dapat segera kembali normal.

Previous Post Next Post