Prabowo Sumbang Sapi Kurban Hampir 1 Ton untuk Warga Luwu

LUWU - Presiden Prabowo Subianto menyumbangkan seekor sapi kurban berbobot 901 kilogram untuk masyarakat Kabupaten Luwu menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.



Sapi jenis Limosin tersebut didatangkan dari Kabupaten Sinjai dan dijadwalkan tiba di Luwu sehari sebelum Iduladha.


Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Luwu, Alimus, mengatakan sapi bantuan Presiden itu memiliki bobot hampir menyentuh satu ton.


“Beratnya sekitar 901 kilogram. Belum datang, nanti H-1 lebaran,” kata Alimus, Sabtu (23/5/2026).


Menurut dia, sapi kurban Presiden Prabowo rencananya akan disembelih di wilayah Murante, Kecamatan Suli.


“Berdasarkan informasi lokasi penyembelihan di Murante, Kecamatan Suli. Tapi informasi pastinya bagian Kesra yang tahu,” ujarnya.


Alimus menjelaskan, dari total berat hidup sapi tersebut, daging yang dihasilkan diperkirakan mencapai sekitar 60 persen atau lebih dari 500 kilogram.


Ia juga menyebut harga sapi Limosin dengan ukuran tersebut di pasaran diperkirakan mencapai Rp90 juta per ekor.


Selain memantau kedatangan sapi bantuan Presiden, Dinas Pertanian Luwu bersama dokter hewan juga intens melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penjualan.


Pemeriksaan telah dilakukan sejak 11 Mei 2026 di sekitar 43 lokasi penjualan hewan kurban.


“Hingga saat ini sekitar 1.291 ekor sapi sudah kami periksa dan semuanya dalam kondisi sehat,” jelasnya.


Alimus mengatakan sebagian besar sapi kurban yang dijual di Luwu berasal dari Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo.


Menurutnya, sekitar 70 persen kebutuhan hewan kurban di Luwu masih dipasok dari luar daerah.


Saat ini stok hewan kurban di Kabupaten Luwu mencapai 2.789 ekor sapi, 243 ekor kambing, dan 15 ekor kerbau atau total 3.047 ekor.


Sementara kebutuhan hewan kurban pada Iduladha tahun ini diperkirakan sebanyak 2.667 ekor sapi, 207 ekor kambing, dan lima ekor kerbau.


“InsyaAllah terpenuhi,” katanya.


Di sisi lain, penjualan sapi kurban di Luwu juga mengalami peningkatan menjelang Iduladha.


Salah seorang pedagang sapi di Desa Babang, Kecamatan Larompong Selatan, Hanuddin, mengaku menyiapkan sekitar 50 ekor sapi untuk dijual pada musim kurban tahun ini.


“Rata-rata sapi dari Bone dan Wajo. Di sini kami lakukan penggemukan sekitar satu bulan,” ujar Hanuddin.


Ia mengatakan harga sapi kurban saat ini berkisar antara Rp14 juta hingga Rp28 juta per ekor.


Menurut Hanuddin, harga tersebut mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya.


“Kalau tahun lalu mulai Rp12 juta sampai Rp28 juta,” ucapnya.


Hanuddin menambahkan, pembelian sapi biasanya meningkat mendekati Hari Raya Iduladha, terutama pembelian secara patungan oleh kelompok masyarakat dan pengurus masjid.


“Biasanya mulai ramai menjelang lebaran. Banyak yang beli patungan, bisa tujuh orang,” tuturnya.

Previous Post Next Post