TORAJA UTARA – Dua warga sipil menjadi korban
penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Dekai, Kabupaten
Yahukimo, Papua Pegunungan, Rabu (8/3/2023) malam.
Sebanyak dua warga sipil tersebut berinisial EP (18) dan VS
(24), tewas tertembak di Jalan Poros Logpon Kilometer 2, Distrik Dekai.
Satu dari 2 korban adalah warga Tana Toraja, Sulawesi Selatan
yakni Viktor Hadi Sampa (VS) seorang mahasiswa di Yahukim berasal dari Ra’ba,
Pangala’, Toraja Utara.
Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Provinsi Papua, Edy
Rantetasak mengatakan korban penembakan atas nama Viktor Hadi Sampa ditembak di
jalan saat tengah mengantar makanan ternak yaitu Babi, keduanya berboncengan
sepeda motor.
“Jenazah korban Viktor Hadi Sampa sudah diurus oleh keluarga
dan pengurus IKT Yahukimo kemudian dievakuasi serta disemayamkan di Jayapura,
Papua, setelah semalam disemayamkan di Jayapura, jenazah Victor kemudian
diterbangkan ke Makassar untuk selanjutnya ke Toraja,” kata Edy saat
dikonfirmasi wartawan, Jumat (10/3/2023).
Edy meminta warga mengingat situasi terutama di daerah
pegunungan Papua, agar selalu waspada dan berhati-hati.
“Kepada seluruh warga
sipil asal Toraja yang merantau ke Papua, jika situasi kurang kondusif, sebaiknya turun ke kota dulu,” ujar Edy.
Sebelumnya diberitakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)
melakukan penyerangan di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan,
Rabu (8/3/2023) malam. Sebanyak dua warga berinisial EP (18) dan VS (24), tewas
tertembak di Jalan Poros Logpon Kilometer 2, Distrik Dekai.
"Sekira pukul 19.40 WIT, terdengar suara letusan
sebanyak dua kali, selang lima menit, seorang masyarakat datang melapor ke
Polres Yahukimo bahwa ada dua orang tergeletak di Jalan Poros Logpon,"
ujar Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri, di Jayapura, Kamis (9/3/2023).
Setelah mendapat laporan warga, tim gabungan Polres Yahukimo
dan Satgas Damai Cartenz 2023 mendatangi lokasi kejadian.
Petugas mendapati korban berinisial EP mengalami luka tembak
di pinggung kiri, kepala, serta lecet pada pipi, tangan, dan kaki. Korban
dinyatakan meninggal pada pukul 22.09 WIT.
Sedangkan VS menderita luka tembak di punggung dan leher. VS
juga menderita lecet di kaki kiri. Korban dinyatakan meninggal pukul 23.05 WIT.
Meski begitu, Fakhiri menyebut, kondisi di Distrik Dekai
kondusif. Petugas keamanan di lokasi juga telah diminta meningkatkan
kesiapsiagaan.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap
waspada, hindari aktivitas yang tidak perlu, apalagi pada malam hari,"
kata dia.