Sambut Natal dan Tahun Baru 2023, Warga Tana Toraja Buat Pohon Natal dari Daur Ulang Sampah Plastik

Sambut Natal dan Tahun Baru 2023, Warga Tana Toraja Buat Pohon Natal dari Daur Ulang Sampah Plastik



 

TANA TORAJA - Berbagai cara dilakukan warga dalam menyambut malam  Natal dan Tahun Baru 2023,  salah satunya dengan menghiasi kampung hingga kota dengan membuat Pohon Natal berhias lampu dari bahan daur ulang limbah plastik

 

Keindahan malam dengan rimbunan pohon Natal berdiri menghiasi jalan utama yang menghubungkan  antara Kabupaten Tana Toraja hingga Toraja Utara bahkan sampai hingga puncak perbatasan Kota Palopo.

 

Rustan, salah seorang warga Makale mengatakan menyambut Natal tahun ini berbeda dengan tahun tahun sebelumnya akibat pandemi Covid-19,  tahun ini warga antusias penuh khidmat menyambut Natal dengan berbagai kemeriahan.

 

“Kreasi pohon Natal tahun ini dibuat dengan megah mesi dari bahan sederhana yakni dengan memanfaatkan limbah daur ulang untuk membuat pohon Natal kemudian dipasang di depan rumah, tahun ini ramai dan indah terutama dimalam hari sepanjang jalan trans sulawesi,” kata Rustan, saat dikonfirmasi, Kamis (22/12/2022) malam.

 

Pohon-pohon Natal dari limbah plastik dan kayu atau bambu terlihat megah dan indah dengan tinggi pohon yang bervariasi dari 2 hingga 5 meter bahkan ada yang lebih.

 

“Pohon Natal tersebut terlihat indah kala lampu hiasnya menyala apalagi dibuat model pohon pinus sebagai pohon yang tumbuh umum dan merata di Tana Toraja  membuat suasana makin khidmat dalam menyambut Natal dan Tahun Baru 2023,” ucap Rustan.

 

Lanjut Rustan, pohon Natal tersebut dibuat unik dan meriah sebagai salah satu bentuk rasa syukur kami masyarakat Tana Toraja.

 

“Menghias kampung dengan suasana pohon Natal menjadi salah satu ungkapan rasa syukur kami karena tahun ini kami bisa berkumpul bersama keluarga merayakan Natal penuh damai dan khidmat,” ujar Rustan.

 

Menurut Rustan, untuk membuat Pohon Natal bisa sehari selesai, yang utama adalah bahan bakunya tersedia.

 

“Bahan bakunya dari plastik kemasan minuman air mineral atau kemasan lainnya, kayu dan bambu lalu ditambahkan variasi lampu. Sebenarnya bahan-bahannya ini mudah ditemui dan murah,” tutur Rustan.

 

Nuke, salah seorang warga yang berkunjung ke Tana Toraja merasakan keindahan malam dan nikmatnya suasana dihiasi Pohon Natal.

 

“Sepanjang jalan terasa indah dengan lampu-lampu Natal yang menghias sampai , disini di kolam Makale wah terasa indahnya memang sudah pas untuk berwisata disini,” terang Nuke.

 

Previous Post Next Post