Jelang Idul Fitri, Kodim 1403/Palopo Gelar Bazar Ramadan, Warga Sebut Harga Sembako Lebih Murah dari Pasaran

PALOPO – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kodim 1403/Palopo menggelar Bazar Ramadan dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok rumah tangga dengan harga terjangkau. Kegiatan tersebut berlangsung di depan Koperasi Kodim 1403/Palopo, Jumat (13/3/2026).


Beragam kebutuhan pokok menjelang Lebaran dijual dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar, mulai dari beras, minyak goreng, gula, hingga sirup. Sejumlah komoditas bahkan menjadi incaran warga yang datang berbelanja sejak pagi.


Satu jam sebelum bazar resmi dibuka, masyarakat sudah memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.


Dalam bazar tersebut, beberapa komoditas dijual dengan harga di bawah harga pasaran. Minyak goreng bantal ukuran 1 liter dijual seharga Rp15.500, beras kemasan 5 kilogram Rp58.000, gula pasir Rp17.000 per kilogram, serta minyak goreng kemasan botol ukuran 800 mililiter dijual Rp16.000.


Selain itu, sejumlah bahan dapur lainnya seperti tepung terigu, mi instan, hingga sirup juga tersedia dan banyak dibeli oleh masyarakat. Minyak goreng, tepung terigu, dan sirup menjadi komoditas yang paling banyak diminati warga pada bazar tersebut.


Komandan Kodim 1403/Palopo, Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro mengatakan, kegiatan bazar tersebut merupakan bagian dari program stimulus ekonomi yang dilaksanakan oleh TNI di berbagai daerah.


Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Mabes TNI kepada seluruh jajaran TNI, baik Angkatan Darat, Angkatan Laut maupun Angkatan Udara, untuk melaksanakan kegiatan yang dapat membantu masyarakat sekaligus mendorong pergerakan ekonomi di daerah.


“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai stimulus ekonomi di wilayah. Dari Mabes TNI, jajaran Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara memerintahkan kepada kami untuk melaksanakan kegiatan yang dapat membantu masyarakat, salah satunya melalui bazar Ramadan,” ujar Windra.


Ia menjelaskan, bazar tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi keluarga prajurit TNI Angkatan Darat di Kota Palopo, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum.


“Sasaran bazar ini tentu untuk seluruh warga. Pertamanya untuk keluarga prajurit TNI AD di Kota Palopo, namun juga untuk masyarakat sekitar yang ingin mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.


Windra memastikan harga barang yang dijual dalam bazar tersebut lebih rendah dibandingkan harga di pasaran. Sebelum pelaksanaan kegiatan, pihaknya telah melakukan pengecekan harga di sejumlah pasar dan toko ritel di Kota Palopo.


Dalam penyelenggaraan bazar ini, Kodim 1403/Palopo juga bekerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk Perum Bulog dan Dinas Perdagangan Kota Palopo guna memastikan ketersediaan serta stabilitas harga barang yang dijual kepada masyarakat.


“Kami sudah melaksanakan pengecekan harga di pasar. Kami juga bekerja sama dengan Bulog dan Dinas Perdagangan Kota Palopo, sehingga harga yang ditawarkan dalam bazar ini kami pastikan lebih murah dibandingkan harga di pasaran,” jelasnya.


Salah seorang warga yang datang berbelanja, Salma (67), mengaku terbantu dengan adanya bazar murah tersebut. Ia membeli sejumlah kebutuhan dapur seperti minyak goreng, mi instan, tepung terigu serta beberapa bahan pokok lainnya.


Menurut Salma, harga barang yang dijual di bazar tersebut memang lebih murah dibandingkan harga di pasaran.


“Saya beli minyak goreng, mi instan, terigu dan beberapa kebutuhan lain. Harganya lumayan murah, kalau di pasaran bisa beda sampai Rp5.000. Jadi kalau belanja di sini agak lebih murah,” ujar Salma.


Sementara itu, Dandim 1403/Palopo juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar menjelang Lebaran, khususnya terkait isu kelangkaan bahan pokok maupun bahan bakar.


“Kami berharap masyarakat tidak mudah percaya dengan berita-berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, misalnya tentang kemungkinan kelangkaan BBM atau kenaikan harga bahan pokok,” kata Windra.


Ia menegaskan pemerintah pusat akan terus mengambil langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri.


“Percayakan kepada pemerintah, karena menjelang Idul Fitri biasanya pemerintah akan mengambil langkah-langkah untuk menstimulasi ekonomi dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia,” tutupnya. 

Previous Post Next Post