Fenomena mi instan rasa ketoprak ini bukan sekadar tren sesaat. Ada kombinasi strategi produk, psikologi konsumen, dan momentum digital yang membuatnya cepat viral sekaligus laku keras di pasaran.
![]() |
Pertama, faktor keunikan rasa. Ketoprak dikenal sebagai makanan khas dengan cita rasa kacang, gurih, dan sedikit manis profil rasa yang sangat “Indonesia”.
Ketika rasa ini diterjemahkan ke dalam mi instan, muncul sensasi baru yang belum banyak dieksplorasi. Konsumen tidak sekadar membeli makanan, tapi juga pengalaman mencoba sesuatu yang “aneh tapi menarik”.
Kedua, efek penasaran (curiosity-driven buying). Produk dengan rasa tidak biasa cenderung memicu impulse buying. Banyak orang membeli bukan karena lapar, tapi karena ingin tahu: “Seperti apa rasanya ketoprak jadi mi?” Inilah yang kemudian memicu gelombang review di media sosial.
Ketiga, peran konten viral. Platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube mempercepat penyebaran tren. Review jujur, reaksi pertama kali mencoba, hingga konten “eksperimen rasa” membuat produk ini mendapat eksposur organik. Semakin banyak orang mencoba, semakin besar efek FOMO (fear of missing out).
Keempat, harga yang terjangkau. Berbeda dengan kuliner viral lain yang mahal, mi instan tetap berada di segmen harga rendah. Artinya, hambatan untuk mencoba sangat kecil. Konsumen tidak perlu berpikir panjang untuk ikut tren.
Kelima, strategi branding yang cerdas. Menggabungkan identitas lokal (ketoprak) dengan format modern (mi instan) menciptakan positioning yang kuat: tradisional tapi praktis. Ini menjangkau dua segmen sekaligus pecinta kuliner khas dan generasi muda.
Terakhir, ada faktor repeatability. Tidak semua produk viral bisa bertahan, tapi jika rasa cukup enak atau “unik tapi nagih”, konsumen akan membeli lagi, bukan hanya sekali coba. Di titik inilah produk berubah dari sekadar viral menjadi benar-benar laku di pasar.
Singkatnya, mi ini viral karena unik, dan laku karena berhasil menyeimbangkan rasa, harga, dan strategi pemasaran. Kombinasi yang jarang gagal di industri makanan cepat saji.
