Bentuk Kampung Tangguh Anti Narkoba di Sukamaju, Kapolres Luwu Utara : Bukti Keseriusan dalam Memerangi Peredaran Narkoba

Bentuk Kampung Tangguh Anti Narkoba di Sukamaju, Kapolres Luwu Utara : Bukti Keseriusan dalam Memerangi Peredaran Narkoba

LUWU UTARA - Kampung Tangguh Anti Narkoba telah dibentuk di Desa Sukamaju, Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, pembentukan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah desa, Kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda karang taruna.

Kapolres Luwu Utara, AKBP Galih Indragiri SIK mengatakan pembentukan kampung tangguh anti Narkoba di Desa Sukamaju merupakan bukti  keseriusan Polres Luwu Utara dalam memerangi peredaran Narkoba.

“Saya sudah memberi perintah kepada Kasat Reserse Narkoba Iptu Jayadi  untuk menggandeng Karang taruna bersama tokoh masyarakat dan pemerintah Desa Sukamaju,  kecamatan Sukamaju untuk membentuk kampung tangguh anti Narkoba,” kata AKBP Galih Indragiri.

Menurut Galih Indragiri, terbentuknya  kampung tangguh anti  Narkoba adalah salah satu bukti dan komitmen serius dari Polres Luwu Utara untuk  memerangi penyelundupan, peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba,” ucap Galih Indragiri.

Galih Indragiri mengajak masyarakat untuk mendukung pemberantasan narkoba demi  mewujudkan kampung tangguh anti narkoba.

“Mari kita bekerja sama dalam pemberantasan narkoba, mengingat tindakan penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu kejahatan luarbiasa yang efek negatifnya merusak perorangan, keluarga, masyarakat dan negara,” ujar Galih Indragiri.

Kasat Reserse Narkoba Polres Luwu Utara, IPTU Jayadi mengatakan pembentukan kampung tangguh anti narkoba dilandasi oleh rasa resah akan maraknya peredaran narkotika dan penyalahgunaan gunakan obat  terlarang.

“Atas perintah Kapolres Luwu Utara AKBP Galih Indragiri, kami menggandeng Karang Taruna bersama tokoh masyarakat dan pemerintah Desa Sukamaju,  untuk membentuk kampung tangguh anti narkoba,” kata IPTU  Jayadi dalam acara sosialisasi kampung tangguh di Warkop Premenium pada Jum'at 23/9/2022 lalu.

Lanjut Jayadi, program ini merupakan cara pencegahan dari narkotika dan bahan obat-obatan.

“Program ini dibuat untuk memberikan harapan pada warga khususnya yang ada di Sukamaju agar terhindar dari peredaran narkoba,” ucap Jayadi.

Previous Post Next Post