ABK asal Luwu Timur Meninggal di Atas Kapal di Perairan Yapen, Keluarga Menduga Ada Kejanggalan
INSPIRASI TIMUR INDONESIA

LUWU TIMUR - Anak Buah Kapal (ABK) TB Wijaya Star 1 bernama Darwansyah, ditemukan meninggal dunia di atas kapal pada Jumat (24/6/2022) dalam kamar, saat berlayar di wilayah Kepulauan Yapen, Papua.

Korban pertama kali ditemukan Wijarso (65) seorang Kapten TB Wijaya Star 1, korban ditemukan  meninggal, pukul 16.30 WIT.

Diketahui Darwansyah merupakan warga Desa Arolipu, Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), bertugas sebagai Mualim kapal atau chief officer di TB Wijaya Star 1, korban bekerja di kapal milik PT Sinar Jaya Wijaya.

Wijarso telah melaporkan kematian ABK-nya itu ke Polsek Yapen Timur, sekitar pukul 20.10 Wit.

Dalam surat tanda terima laporan, laporan Wijarso diterima Aiptu Aries Suranto.

Wijarso kepada polisi dalam laporannya mengatakan pada Jumat tanggal 24 Juni 2022 sekitar jam 16.30 Wit.

Ia sedang mencari korban karena sudah lama korban tidak terlihat di atas TB Wijaya Star 1.

Wijarso kemudian mencari korban di kamarnya sambil memanggil nama korban.

Ketika Wijarso membuka tirai tempat tidur korban, korban ditemukan sudah dalam keadaan kaku.

"Saya menggoyang goyang badannya, korban sudah dalam keadaan tidak bergerak," kata Wijarso.

Jenazah korban diterbangkan ke Sulsel lewat udara untuk dikembalikan ke keluarganya untuk dimakamkan, Minggu (26/6/2022).

Saudara korban, Awaludin menduga kematian kakaknya ada kejanggalan.

Pihak keluarga lantas meminta jenazah korban divisum di RS Bhayangkara Biddokes Polda Sulsel, di Jalan Kumala, Makassar.

Awaluddin mengaku, tubuh kakaknya terdapat luka lebam dan seperti ada tusukan senjata tajam di badan korban.

"Iya di badannya ada luka memar, dan ada seperti bekas luka tusukan di bagian pinggang dan bekas irisan di bagian lengannya," kata Awaluddin kepada wartawan, Senin (27/6/2022).

"Korban dibawa oleh pihak perusahaan ke Sulawesi Selatan melalui jalur udara," imbuh dia.

Keluarga korban sudah mendatangi Polda Sulsel untuk memonitor kasus kematian saudaranya di Papua.

"Saya sudah minta bantuan ke Polda Sulsel, namun saya diarahkan untuk meminta berkas pelaporan dari wilayah tempat kejadian," kata dia.

Awaludin menambahkan kasus kematian Darwansyah telah bergulir di Polres Kepulauan Yapen.

Previous Post Next Post