INSPIRASI TIMUR INDONESIA

 

LUWU TIMUR - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur, Sulawesi Selatan, berinisial US diduga telah melakukan tindak penganiayaan ke Petugas SPBU Rudi (24) di Wasuponda. Kendati demikian Rudi tidak terima dengan tindakan yang dilakukan oleh Wakil Ketua DPRD tersebut, lalu melaporkannya ke Polres Luwu Timur.

"Laporan Pengaduannya sudah masuk," ucap Ipda Wira, Kasi Humas Polres Luwu Timur, Jum'at (6/5/2022).

Kejadian bermula saat US hendak mengisi BBM di SPBU Wasuponda, namun kosong, sehingga US tidak percaya  jika BBM jenis Pertalite kosong, kemudian memarahi Petugas Operator.

"Dari keterangan pelapor, US  saat di pertamina meminta mengisi emergency pertalite, namun Maria sang Operator mengatakan bahan bakar tersebut tidak tersedia, US yang tidak terima lantas mengancam operator SPBU Wasuponda," ucap Rudi (Pelapor) dalam Laporan Pengaduannya

Tak sampai disitu saja, US bahkan mengancam Pihak SPBU, akan menutupnya  jika bahan Bakar jenis pertalite tak kunjung ada.

"Sampaikan ke Bos mu, kalau besok tidak ada itu Pertalite saya tutup ini SPBU," ucap US  dalam laporan pengaduan.

Rudi yang mendengar keributan tersebut bergegas memberikan klarifikasi terkait BBM jenis Pertalite yang masih kosong dikarenakan SPBU tersebut masih baru.

"Mendengar keributan demikian, saya langsung berkata ke US bahwa SPBU ini masih baru, belum ada pasokan Bahan Bakar Pertalite masuk ke SPBU ini," ucap Rudi saat dikonfirmasi.

US yang belum surut emosinya langsung menampar Petugas (Rudi), Rudi pun berusaha untuk menghindar dari Tamparan yang dilayangkan kepadanya.

"Dia tidak terima dengan ucapan saya lalu kemudian menampar saya namun saya hindari beberapa kali," tutur Rudi

Tidak hanya berusaha menampar korban, Sopir US  yang juga berada di lokasi kejadian, tiba-tiba turun dari mobil dan langsung memukul dan menendang korban.

"Tidak lama setelah itu, turun sopirnya langsung dia hampiri ka dan memukul dengan cara menendang kaki saya satu kali kemudian meninju lengan saya," beber Rudi.

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, US, membantah dengan isu bahwa dirinya bersama dengan sopirnya telah melakukan tindakan penganiayaan ke salah seorang petugas SPBU di Kecamatan Wasuponda, pada Kamis 05 Mei 2022 sekitar pukul 18.07 Wita. 

"Memang sopir saya sempat menghampiri Rudi (petugas SPBU), tapi saya melerai untuk tidak melakukan pemukulan. Sopir saya juga tidak mengenal Rudi karna tidak ada identitas yang digunakan sebagai karyawan SPBU," tegas US, saat dikonfirmasi, melalui pesan Whats App

Ia berdalih, bahwa tindakan yang dilakukannya semata-mata untuk menahan sopirnya agar tidak melakukan pemukulan ke Petugas SPBU.

"Apa yang di mediakan itu tidak benar adanya yang mengatakan terjadi pemukulan, karna saya yang menahan sopir saya untuk tidak melakukan pemukulan," jelas US.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Inspirasitimur.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Inspirasi Timur News Update", caranya klik link https:t.meinspirasitimurdotcom, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Previous Post Next Post