1 Siswa Terpapar Covid-19, SMA Negeri 2 Palopo Tutup Sementara, Pembelajaran Daring Penuh Diberlakukan

1 Siswa Terpapar Covid-19, SMA Negeri 2 Palopo Tutup Sementara, Pembelajaran Daring Penuh Diberlakukan

 

PALOPO - Sekolah SMA Negeri 2 Kota Palopo,  Sulawesi Selatan, sejak Rabu (16/02/2022) ditutup sementara setelah  pihak sekolah mendapat informasi dari Puskesmas Bara Permai jika ada salah seorang siswanya  yang terpapar Covid-19.

Wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum, Hamid mengatakan  pihak sekolah memberhentikan sistem pembelajaran tatap muka dan memberlakukan sistem pembelajaran secara daring penuh.

“Untuk sementara sekolah ditutup selama 2 pekan untuk mencegah klaster baru Covid-19 di sekolah, penutupan sementara dimulai  16 hingga  28 Februari 2022,” kata Hamid saat dikonfirmasi, Kamis (17/02/2022).

Menurut Hamid, sejakl diketahui adanya siswa yang terpapar Covid-19, pihaknya telah melakukan sterilisasi di sekolah.

“Sejak Rabu (16/02/2022) kemarin telah dilakukan penyemprotan desinfektan ke seluruh ruang kelas dan tempat-tempat lainnya, demi memutus mata rantai penyebaran covid-19,” ucap Hamid.

Hamid mengatakan hingga saat ini kondisi siswa tersebut sudah membaik  dan dalam penanganan tim medis.

“Informasi yang kami dapat bahwa siswa kami tersebut kondisinya sudah membaik, meski demikian penutupan sementara tetap berlaku dan pembelajaran secara daring penuh tetap berjalan,” ujar Hamid.

Lanjut Hamid, selama pembelajaran daring berlangsung  pelayanan administrasi tetap berjalan dan tenaga administrasi tetap masuk kerja dengan cara sistem shift atau bergantian.

“Diimbau kepada seluruh warga SMA Negeri 2 Palopo agar tetap menjaga kondisi kesehatannya dan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” tutur Hamid.

Juru bicara Satgas penanganan Covid-19 Kota Palopo, dr Ishaq Iskandar mengatakan hingga saat ini jumlah kasus aktif positif Covid-19 di Kota Palopo sebanyak 92 orang dari 2.719 orang positif,  2.517 orang sembuh dan meninggal dunia sebanyak 110 orang.

“Untuk sementara kasus Covid-19 varian Omicron masih nihil atau belum terkonfirmasi, untuk itu kepada warga agar tetap waspada dan tetap mengikuti dan menjalankan protokol kesehatan Covid-19,” harap Ishaq.

Previous Post Next Post