Polisi Tangkap Terduga Penganiaya Imam Masjid, Alat Bukti CCTV Jadi PetunjukTerungkap
INSPIRASI TIMUR INDONESIA

 

LUWU – Berkat kamera pemantau (CCTV) di Masjid Al-Ikhwan, terduga pelaku yang menganiaya imam Masjid, Yusuf  Katubi, hingga meninggal dunia berhasil diamankan polisi. 

Terduga pelaku adalah AP (22) ditangkap di rumah keluarganya di salah satu perumahan Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu.

Baca : Imam Masjid di Luwu Meninggal Dunia Setelah Dianiaya oleh OTK

Kapolres Luwu, AKBP Fajar Dani Susanto mengatakan setelah menerima laporan pada pukul 04.45 Wita, tim langsung bergerak mencari petunjuk untuk menemukan pelaku dan terdapat alat yang dipakai untuk melukai korban.

“Ditemukan CCTV dari Masjid Al-Ikhwan, jelas tergambar pelaku kemudian dikembangkan di lokasi kejadian dan terdapat alat yang melukai untuk melakukan penganiayaan, setelah dikembangkan sekitar pukul 11.00 Wita terduga pelaku berhasil diamankan dan saat ini sedang diproses untuk pendalaman,” kata Fajar, saat dikonfirmasi di Mapolres Luwu, Jumat (31/12/2021) sore.

Menurut Fajar, terkait kejiwaannya, terduga pelaku saat ditangkap sempat shock, namun pihak kepolisian tetap melakukan pemeriksaan kejiwaannya.

“Terduga awalnya sempat shock dan sekarang kondisinya sudah normal, jadi kami tetap melakukan pemeriksaan dan dalami,” ucap Fajar.

Fajar menyebutkan alat bukti lainnya dari terduga pelaku yakni baju korban terdapat percikan darah dan akan dilakukan tes yang terkait dengan hal itu.

“Nantinya akan kami lakukan tes DNA atau tes lainnya untuk mengungkap kasus ini. Terduga masih dalam tahap pemeriksaan jadi kita masih cukup banyak waktu dalam 24 jam ini untuk mengembangkan dan mendalami oleh tim Reskrim Polres Luwu,” ujar Fajar.

Motif Pelaku Belum Diketahui

Hingga saat ini, pasca penangkapan terduga pelaku, polisi belum mengetahui motif penganiayaan yang menyebabkan imam Masjid Yusuf  Katubi meninggal dunia, polisi masih melakukan pemeriksaan untuk melakukan pendalaman.

 

“Motif masih didalami, jadi mohon bersabar untuk memperjelas rangkaian kejadian, kronologis hingga motif pelaku akan semua terungkap dengan jelas,” tutur Fajar.

      

Previous Post Next Post