Banjir Bandang dan Longsor di Walmas Luwu, 5 Kecamatan Terendam, 6 Rumah Warga Hanyut
INSPIRASI TIMUR INDONESIA


LUWU
- Bencana tanah longsor dan banjir bandang menerjang 5 Kecamatan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, mengakibatkan 8 desa terendam banjir, pada Minggu (3/10/2021) sore, sekitar pukul 17.00 WITA.

Kelima kecamatan yang diterjang banjir bandang dan tanah longsor, yakni Kecamatan Walenrang Barat, Walenrang Utara, Walenrang Timur, Walenrang, serta Kecamatan Lamasi Timur.

Banjir bandang tersebut menyebabkan ribuan rumah warga terendam. Ketinggian air yang mencapai 3 meter, membuat warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Dalam perisitiwa tersebut, sedikitnya 6 rumah milik warga dilaporkan hanyut tersapu banjir yang disertai material lumpur dan bongkahan kayu.


Sekretaris BPBD Kabupaten Luwu Aminuddin Alwi mengatakan, longsor dan banjir terjadi akibat curah hujan yang sangat lebat melanda wilayah Walenrang dan sekitarnya.

"Akibat sungai Batusitanduk dan Makawa meluap, sehingga menghanyutkan 6 rumah warga yang ada di sepanjang bantaran sungai," kata Aminuddin, Minggu malam.

Ia menyebutkan, selain banjir bandang yang merendam ribuan rumah, tanah longsor juga merusak dua rumah dan kantor desa di Kecamatan Walenrang Barat.

Dalam peristiwa longsor itu, empat orang warga jadi korban. Saat longsor terjadi, keempat korban berada dalam rumah dan tidak dapat menyelamatkan diri.


"Bantuan evakuasi korban yang tertimbun longsor, belum dapat dilakukan, sebab akses jalan ke lokasi tertutup material longsor," tutur Aminuddin.

Sementara itu, ratusan warga di Kecamatan Lamasi Timur, juga harus dievakuasi keluar dari kepungan banjir.

Informasi yang diperoleh, sembilan warga terpaksa dilarikan ke Puskesmas Lamasi, untuk mendapatkan pertolongan medis. Seluruh korban mengalami hipotermia, akibat terjebak banjir.

Diketahui, sejumlah pihak yang terlibat dalam membantu proses evakuasi warga, yakni TRC BPBD Kabupaten Luwu, Basarnas, TNI-POLRI, Tagana Dinsos, SAR Maleo Luwu Timur, PMI dan Batara Guru rescue Lutim.


Previous Post Next Post