Daftar Pemilih Berkelanjutan Palopo Berkurang 74 Orang

SPACE PANJANG

 




PALOPO - Jumlah pemilih di Kota Palopo pada bulan Juli ini berkurang sebanyak 74 orang. Hal itu terungkap setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo melakukan pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB), Sabtu (31/07/2021).

Menurut Komisioner KPU Kota Palopo Divisi Data Informasi dan Perencanaan, Efendi Samaila berkurangnya Data tersebut dikarenakan jumlah Pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) lebih besar dari pada penambahan jumlah potensi pemilih.

"Hal ini dikarenakan kami hanya menerima laporan masyarakat yang memang lebih banyak melaporkan jumlah pemilih yang meninggal dunia ketimbang orang yang terdaftar sebagai penduduk yang telah melakukan  perekaman e-KTP", terang Efendi Samaila. 

Diakuinya sejak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) tak lagi memberi akses terhadap data kependudukan, praktis pihaknya hanya mengandalkan laporan masyarakat terkait perkembangan Kependudukan di Kota Palopo.

"Dimana laporan yang kami terima tersebut memang lebih banyak yang kategori TMS (meninggal) dibanding potensi pemilih seperti mereka yang baru saja menginjak usia 17 tahun yg telah perekam e-KTP", tambah Efendi.

Namun pun demikian pihaknya terus mencoba berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mendapatkan data potensi pemilih yang nantinya akan dimasukkan ke DPB. "Kami coba berkoirdinasi dengan pihak Kelurahan, Kecamatan, Kodim 1403 Palopo dan juga dengan Polres Palopo," kuncinya. 

Dalam pleno DPB terungkap jumlah pemilih di Kota Palopo pada Juli ini sebanyak 108.521 pemilih berkurang 74 pemilih dibanding bulan sebelumnya. Dari jumlah itu terdapat sebanyak 53.102 pemilih laki-laki dan 55.419 pemilih perempuan. 

Sementara itu di Juli ini terdapat sebanyak 51 potensi pemilih baru terdiri dari 25 laki-laki dan 26 perempuan.  Adapun pemilih TMS kategori meninggal dunia sebanyak 125 pemilih dengan rincian 69 laki-laki dan 56 perempuan.  Selanjutnya Data ini akan dilaporkan secara berjenjang ke KPU Provinsi dan selanjutnya ke KPU RI.

Previous Post Next Post