Inspirasi Timur

 


 

LUWU UTARA – Momen Ramadan tahun ini dan pandemi covid-19 masih berlangsung,  membuat pengurus Bhayangkari Anak Ranting Kompi 3 Batalyon B Pelopor Brimob Baebunta, Polda Sulawesi Selatan, mengunjungi warga yang bermukim di area markas komando (Mako) untuk membagikan paket sembako, Jumat (07/05/2021).

Para ibu Bhayangkari ini menyusuri lorong-lorong dan kebun-kebun masyarakat untuk menemui warga yang kurang mampu, sudah lanjut usia, sakit dan terdampak pandemi covid-19, salah satunya adalah Ani (56).

Ani selama 2 tahun terakhir menderita stroke dan hanya bisa terbaring dan duduk di kamarnya, untuk menjalani pengobatan ia berobat di Puskesmas Baebunta dengan modal kartu BPJS Kesehatan.

“Dulu sering berobat ke Puskesmas tapi terakhir-terakhir ini sudah tidak, jadi tak pernah lagi minum obat kecuali makan bubur di kamar saja,” kata Ani saat dikonfirmasi, Jumat.

Melihat kedatangan rombongan Bhayangkari Brimob Baebunta, Ani sempat terharu dan meneteskan air mata atas bantuan bahan makanan yang diberikan.

“Terima kasih nak atas bantuannya, ini sudah sering kami terima dari ibu ibu istri Brimob semoga reseki kita semua ditambahkan Allah Swt,” ucap Ani.

Warga lainnya yang mendapat bantuan bahan pokok dan kondisinya memprihatinkan adalah Bano Hasan (60) dan Amina (55), sepasang suami istri yang tinggal di pondok kebun berukuran 3 x 4 meter dan kondisinya sudah rewot, berdinding terpal dan hanya ditopang batang kayu.

Hasan dan Amina sudah setahun lebih menempati pondok tersebut, untuk mendapatkan bahan makanan keduanya bekerja sebagai buruh kebun, namun Hasan mengalami kelainan pada kaki yakni terdapat benjolan besar atau Daging menumpang yang membuat produktivitas mereka terganggu.

“Alhamdulillah dengan kerja apa adanya bisa menghasilkan sekadar untuk beli beras dan lauk, namun sering tidak cukup, untuk mencukupinya kami kadang dapat dari istri-istri Brimob dan orang lain yang mau membantu kami,” ujar Amina.

Ketua Bhayangkari Kompi 3 Brimob Polda Sulawesi Selatan, Handayani Laode mengatakan bahwa mereka melakukan kegiatan di bulan Ramadan dengan membagikan paket sembako kepada warga yang kurang mampu.

"Bantuan yang diberikan berupa bahan pokok, kebutuhan cuci dan alat-alat mandi, guna  meringankan beban mereka, apalagi di tengah pandemi covid-19 ini kebutuhan warga terutama sembako sangat dibutuhkan," tutur Handayani.

Handayani mengatakan bantuan diberikan kepada warga yang berada di seputar markas yang menderita penyakit tumor yang kondisi tempat tinggalnya hanya berdinding terpal.

"Selain itu, kita juga berikan bantuan kepada warga yang terkena penyakit stroke," sebut Handayani.

Tak hanya giat berbagi di bulan Ramadan Bhayangkari juga melakukan rutinitas lainnya seperti tadarus yang di gelar sejak awal Ramadan.

"Rutinitas ini dilaksanakan setiap hari, dalam sehari kita membaca Al-Qur'an 2 jus.  Alhamdulillah di hari ke 15 kami sudah selesaikan dan sekarang ini kami masih lanjutkan giat tadarus," terang Handayani.

Previous Post Next Post