SPACE PANJANG

 




PALOPO - Peringatan menyambut Nuzulul Quran di bulan Puasa Ramadan bagi sebagian warga dilakukan dengan berbagai cara demi meraih keberkahan, salah satunya di Kelurahan Takkalala, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, warga menghiasi kampung dengan warna-warni Bunga Male.

Bunga Male dibuat berbentuk pohon bertangkai dan berbuah makanan yang digantung seperti telur, kue, minuman, cemilan bahkan uang.

Lurah Takkalala, Sunil Wisnong mengatakan dalam menyambut Nuzulul Quran yang bertepatan dengan pembangunan Kampung Qurani,  warga dengan inisiatifnya menghiasi kampung sepanjang jalan dan gang pantai satu dihias dengan pohon bunga male beraneka warna, bentuk, dan tema yang berbeda-beda.

“Bunga Male yang terpasang di jalan merupakan inisiatif warga untuk memeriahkan suasana dalam menyambut Nuzulul Quran dan peluncuran kampung Qurani, meski secara sederhana dan indah mengingat masih dalam kondisi pandemi covid-19,” kata Sunil, Jumat (30/04/2021).

Sunil mengatakan bahwa awalnya Bunga Male tersebut akan dipasang di dalam Masjd namun karena menghindari warga dan anak-anak berkerumun sehingga dipasang di jalan atau depan rumah masing-masing warga.

“Seperti biasanya kalau hari Maulid Bunga Male pasti jadi rebutan, makanya kami pasang di depan rumah warga saja guna menghindari kerumunan yang dapat menimbulkan penularan virus korona,” ucap Sunil.

Menurut Sunil dengan Bunga Male tersebut memberikan makna tersendiri bagi masyarakat yakni ungkapan kebahagiaan di dalam melaksanakan ibadah di dalam bulan Ramadan saat ini dan dapat diberikan berkah yang berlimpah.

“Untuk kampung Quran ini yang  juga ada Bunga Male seperti pada bulan Maulid, substansinya sesungguhnya adalah ungkapan atas sesuatu yang membawa kita ke hal yang lebih baik seperti pada kelahiran nabi yang melahirkan pemimpin untuk membawa ummat ke tempat lebih bagus, begitupun dalam kampung Qurani ini diharapkan munculnya embrio bagi munculnya masyarakat yang lebih madani ,” ujar Sunil.

Pengurus Majelis Taklim  Masjid Nurul Jannah, Idawati  mengatakan masyarakat kelurahan takalala memaknai hiasan bunga male ini sebagai awal yang baik untuk memulai sesuatu yang baik, sehingga diharapkan dengan adanya kampung Qurani mampu menciptakan masyarakat yang lebih madani.

“Kami merasa bangga dengan kegiatan ini, dan bisa memotivasi  anak-anak hingga orang tua untuk menjalankan kampung Qurani, semoga dengan kampung qurani kehidupan lebih meningkat,” tutur Idawati. 

 

Previous Post Next Post