SPACE PANJANG

 






LUWU UTARA - Meski sulit diakses, calon bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani (IDP) menyisir seluruh desa yang ada di Kecamatan Rampi dalam waktu sehari saja.

Kecamatan Rampi, salah satu kecamatan terpencil yang ada di Luwu Utara. Dari Masamba jaraknya kurang lebih 70 km, tapi hanya kendraan khusus yang menembus jalur darat menuju Rampi. Selain itu juga ada pesawat perintis.

Luas Kecamata 1.565,65 km persegi, didalamnya ada enam desa, Desa Tedeboe, Rampi, Dodolo, Leboni, Sulaku, dan Desa Onondowa. Tidak mudah untuk mengelilingi Kecamatan terluas kedua setelah Seko itu, apa lagi akses jalan yang menantang, dan hanya bisa ditempuh menggunakan sepeda motor yang sudah dimodifikasi.

" Bayangkan saja, hanya satu hari semua desa didatangi ibu Indah. Luar biasanya lagi, Ibu Indah disambut dengan ritual adat disetiap desa yang disinggahi," kata Ketu tim pemenangan Indah-Suaib, Karemuddin.

Kamis (03/11/2020) pukul 08.30 wita Indah Putri Indriani bertolak dari Bandara Andi Jemma masamba, mengudara krang lebih l20 menit, Calon Bupati Luwu Utara itu tiba di Bandra Rampi desa Onondowa.

Dari bandara, Indah bersama rombongan langaung menuju Desa Tedeboe yang jaraknya kurang lebih 20 km dari Onondowa, jalan menuju kesana sangan menantang, sebab jalurnya menyebrang sungai, menadaki gunung, jalurnya juga tidak mulus bahkan ada beberapa jalur yang berkubang.

Setelah bersilaturahmi dengan masyrakat Tedeboe, Indah melanjutkan perjalananya memuju Desa Rampi, lalu ke Desa Dodolo, Leboni, Sulaku juga untuk bersilatirahmi dan menyampaikan langsung program dan visi misi BISA.

Dari Sulaku, Indah kembali ke Desa Onondowa, dengan agenda yang sama. Disana pemangku adat setempat menyambut Indah dengan ritual adat. 

" Senang bisa melepas rindu dengan masyarakat Rampi, hari ini semua desa kita kunjungi karena dari awal komitmen saya, saya akan hadir menyampaikan semua visi misi dan program," kata Indah.

"Kalau dibayangkan perjalanan mengunjungi semua desa, pasti melelahkan. Tapi lelah saya, rasa capek itu semua hilang setelah melihat sambutan masyarakat Rampi yang luarbiasa," sambung bupati perempuan pertama di Sulsel itu.(rls)

Laporan : Salim/IT

Previous Post Next Post