SPACE PANJANG

 




LUWU UTARA - Kepolisian Resor Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Sabtu (12/12/2020) sore  mengamankan 2 orang terduga pelaku pembakaran mobil milik relawan bupati petahana Luwu Utara Indah Putri Indriani. Satu diantara rekan terduga pelaku melarikan diri dan kini dalam proses pencarian.

Kedua terduga pelaku yang diamankan masing-masing  AR dan AJ sementara satu rekannya yang melarikan diri  berinisial AL. 

Kapolres Luwu Utara, AKBP Irwan Sunuddin mengatakan pada Jumat (12/12/2020) malam tadi 2 orang terduga pelaku berhasil diamankan polisi.

“AR diamankan di Dusun Desa Tampalla, Kelurahan Bone-bone, Kecamatan Bone-bone pada pukul 23.00 WITA, sementara AJ diamankan  di Desa Patoloan, Kecamatan Bone-bone pukul 23.10 WITA,” kata Irwan saat dikonfirmasi di Mapolres Luwu Utara, Sabtu (12/12/2020).  

Selain terduga pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti yang digunakan terduga antara lain Jerigen bekas tempat bahan bakar dan kain.

“Jadi bukan bahan peledak yang dibuang ke dalam garasi mobil, tetapi cairan mudah terbakar bersama kain,” ucap Irwan.

Dalam pemeriksaan ini  polisi belum mengungkapkan motif pelaku, kini kedua terduga masih dalam pemeriksaan polisi. 

“Untuk motifnya nanti kami sampaikan setelah pemeriksaan rampung, karena memang penyidik kami masih bekerja,” ujar Irwan. 

Atas kejadian ini terduga pelaku terancam pasal 187 KUHP dan pasal 55 KUHP hukuman penjara 7 sampai 12 tahun.

Sebelumnya diberitakan, Pasca kebakaran, Kapolres Luwu Utara bersama jajarannya langsung melakukan pengamanan di lokasi kejadian dan melakukan olah tempat Kejadian Perkara untuk mengetahui pelaku pembakaran 2 unit mobil milik warga tersebut.  

“Jadi kami saat ini sedang memeriksa beberapa saksi, mengumpulkan barang bukti, dan mengambil rekaman cctv, jadi kami sudah mengantongi nama menurut keterangan saksi yang kami kumpulkan dan beberapa alat bukti,” kata AKBP Irwan Sunuddin SIk, saat dikonfirmasi Jumat (11/12/2020) malam.

Menurut Irwan, perkembangan kasus ini akan disampaikan lebih lanjut.

“Masih didalami, untuk perkembangannya akan kami sampaikan dan belum bisa kami sampaikan saat ini, nanti setelah ditangkap pelakunya baru kami sampaikan,”ucap Irwan.

Pembakaran oleh orang tak dikenal ini sempat terekam lewat kamera pemantau milik  salah seorang warga. 

Irwan menambahkan kejadian pada hari Jumat  ( 11/12/2020) dini hari di Kecamatan Bone - Bone terjadi tindak pidana pembakaran 2 unit Mobil dan Percobaan Pembakaran 1 garasi mobil yang dilakukan oleh pelaku yang sementara dalam penyelidikan.

“Lokasi kejadian berada di 2 desa yakni Desa Patoloan dan Desa Sidomukti Kecamatan Bone-Bone, pembakaran oleh orang tak dikenal, yakni pada Jumat (11/12/2020) dini hari pukul  01.45 WITA, terjadi pembakaran  Mobil Avansa Milik Fajar, di  Desa Patoloan, Kecamatan. Bone – bone, kemudian pada pukul 02.00 WITA, tterjadi pembakarn  Mobil Gran Max Warna Putih Silver milik Fandi di Dusun Sidourit Desa Sidomukti, Kecamatan Bone – bone  dan  pukul 02.42 WITA, kembali terjadi percobaan pembakaran garasi mobil milik Murtoyo, di Dusun  Sidorejo Desa Sidomukti Kecamatan Bone – Bone,” kata Irwan saat dikonfirmasi. 

Sementara Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani mengaku jika rumah warga dan mobil yang dibakar oleh orang tak dikenal tersebut adalah milik relawannya sebagai tim  pemenangan dalam Pilkada. Indah Putri saat mengetahui kejadian tersebut mendatangi  lokasi kejadian sekitar pukul 04.00 Wita..

“Ini merupakan tindakan sudah keterlaluan, pihak kepolisian harus segera usut dan tangkap para pelaku guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan kembali terjadi,” ucap Indah.

Indah juga menghimbau kepada seluruh tim, simpatisan dan relawannya untuk tidak terpancing pasca penyerangan tersebut.

“Jangan terpancing, biarkan pihak kepolisian yang bekerja menyelesaikan kasus ini. Saya minta semua pendukung, tim tetap menahan diri, tapi tetap waspada,” ujar Indah.

Hingga saat ini situasi di Luwu Utara terkendali, Kepolisian, TNI dan Brimob melakukan penjagaan guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Previous Post Next Post