-->
Setelah Diswab, 10 Tenaga Kesehatan RSUD Batara Guru Terkonfirmasi Covid-19, Pelayanan Berjalan Normal
Setelah Diswab, 10 Tenaga Kesehatan RSUD Batara Guru Terkonfirmasi Covid-19, Pelayanan Berjalan Normal

Setelah Diswab, 10 Tenaga Kesehatan RSUD Batara Guru Terkonfirmasi Covid-19, Pelayanan Berjalan Normal


LUWU – Sebanyak 10 orang tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Guru Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Selasa (27/10/2020) siang  terkonfirmasi positif covid-19.

Direktur RSUD Batara Guru Belopa, dokter Daud Mustakim mengatakan hal ini diketahui setelah melakukan tes massal bagi seluruh tenaga kesehatan yang beraktivitas di RSUD Batara Guru, tes ini dilakukan selama 2 hari.

“Dari 571 pegawai yang diswab dihari pertama, ditemukan 10 orang positif. Sementara gelombang kedua, Senin (26/10/2020) kemarin, sebanyak 172 orang pegawai diswab, dan masih menunggu hasilnya keluar,” kata Daud saat dikonfirmasi, Selasa (27/10/2020).

Swab massal ini kata Daud, adalah kerjasama Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, dengan RSUD Batara Guru, Belopa, untuk mengeliminir dan mengetahui penyebaran Covid-19.

"Terutama di rumah sakit, karena rumah sakit tempat Pelayanan masyarakat yang harus berjalan terus," ucap Daud.

Daud menyebut kesepuluh tenaga kesehatan RSUD Batara Guru yang terpapar covid-19, ada 6 orang yang menjalani isolasi khusus di rumah sakit dan 4 orang menjalani karantina mandiri. Meski ada yang terpapar covid-19  pelayanan di RSUD Batar Guru Belopa tetap berjalan normal seperti biasanya.

“Pelayanan di rumah sakit, tetap berjalan normal seperti biasa karena yang positif covid-19 sebahagian besar tidak  bersentuhan langsung dengan pasien. Saat ini belum diketahui dari mana mereka tertular, dan kemungkinannya sudah banyak di masyarakat," ujar Daud Mustakim, Selasa 27/10/20.  

Saat ini  jumlah warga Luwu yang  terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 109 orang, meninggal 3 orang dan sembuh 10 orang.

Selain melakukan swab massal di sejumlah tempat pelayanan umum, tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 di Luwu, juga melakukan rapid test massal di kantor-kantor pemerintahan.

Sekretaris Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aminuddin Alwi, mengatakan rapid test ini bagian dari upaya memutus penyebaran covid-19 di Luwu.

"Kalau ada yang reaktif, kita isolasi mandiri, sambil terus diawasi," tutur Aminuddin.

Sementara Bupati Luwu, Basmin Mattayang,  meminta pegawai untuk antusias mengikuti rapid dan segera isolasi jika ada yang reaktif.

"Sama-sama kita tekan penyebaran virus ini, tentu dengan menerapkan hidup sehat, menjaga dan menjalankan protokol covid," harap Basmin Mattayang.

Advertisement

Baca juga:

banner