Ibu ini Terjebak Longsor dan Meninggal Dunia saat Hendak Mengikuti Persidangan Suaminya
INSPIRASI TIMUR INDONESIA





TANA TORAJA – Seorang warga di Lembang Leppan, Kecamatan Malimbong Balepe, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, terjebak longsor di perjalanan saat hendak mengikuti persidangan suaminya di Makale, Tana Toraja pada Senin (24/02/2020).

Korban adalah Yustina (53), ia berhasil dievakuasi petugas Kepolisian Polsek Saluputti, saat tertimbun longsor, sementara rekannya Petrus Allolinggi (46) yang memboncengnya ikut tertimbun longsor namun hanya mengalami luka luka dan kini dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Laki Padada untuk menjalani perawatan medis.  

Kapolsek Saluputti, AKP Martinus Pararuk mengatakan bahwa sekitar pukul 09.00 WITA korban meminta tolong kepada untuk diboncengan menuju ke makale, namun setelah sampai di kampung Ratte jalanan terputus akibat longsor yang terjadi minggu lalu dan sedang di bersihkan menggunakan alat berat Exkavator, setelah menunggu sekitar 5 menit, operator alat berat memberikan informasi jika kendaraan sudah bisa melintas.

“Kemudian di tengah perjalanan tiba-tiba terjadi longsor susulan sehingga menimpa motor yang dikendarai oleh korban yang mengakibatkan korban Yustina terjatuh dari motor dengan posisi kepala di bawah dan tertimbun Tanah, yang mengakibatkan korban meninggal dunia sedangkan Petrus Allolinggi tetap dalam posisi berdiri di atas motor tetapi kedua kakinya masih tertimbun material tanah longsor dan berhasil menyelamatkan diri,” kata Martinus, saat dikonfirmasi di lokasi longsor, Selasa (25/02/2020).

Menurut Martinus, saat kendaraan korban melintas kondisi cuaca cukup cerah tanpa hujan, namun tiba tiba saja longsor susulan terjadi.

“Jadi kami dari Polsek dan Koramil Saluputti tetap berada di area ini untuk menjaga warga yang melintas ataupun berada disini untuk memantau karena longsor susulan bisa saja terjadi mengingat di atas area longsor banyak tanah yang menganga sampai 2 meter yang berpotensi kembali longsor,” ucap Martinus.

Sementara itu tangis keluarga mewarnai rumah duka saat sang suami korban bernama  Rerung tiba di rumah, Rerung hanya bisa terisak tangis melihat istrinya terbujur kaku.

Menurut adik korban, Jhon Bara'padang mengatakan bahwa Yustina berangkat bersama anaknya namun dalam perjalanan motornya mogok, sehingga harus menggunakan kendaraan lain karena harus mengejar persidangan.

Korban meninggalkan 3 orang anak masing-masing Sudiar (25) karyawan swasta, Reksi (23) dan Trepis Banga (13) pelajar SMP.

Dikunjungi Bupati
Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae bersama Forkopimda mengunjungi korban longsor dan memberikan bantuan sembako serta bantuan dana untuk anak korban yang masih sekolah di SMP.

Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae bersedih atas musibah yang menimpa warganya dan musibah bencana tanah longsor menjadi bahan introspeksi.

“Kami mengimbau warga untuk tetap waspada didalam menghadapi berbagai macam bencana yang melanda Tana Toraja akhir-akhir ini seperti longsor, petir dan angin kencang, dan kepada seluruh aparat untuk tetap bersinergi dan berkoordinasi dalam membantu warga yang ditimpa bencana,” tutur Nicodemus  

Previous Post Next Post