Inspirasi Timur

 




PALOPO - Sejumlah Panitia Pemungutan Suara (PPS) di kota Palopo, Sulawesi Selatan, telat menyerahkan rekap dan logistik berupa surat suara dalam kardus ke Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) salah satunya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, kelurahan Mungkajang, kecamatan Mungkajang.

Pihak PPS baru mengirimkan logistik yang telah dicoblos dan perolehan hasilnya dalam formulir C1 ke kecamatan pada Kamis (18/04/2019) sore sekitar pukul 16.45 Wita.

Penyetoran logistik dan rekapan hasil perhitungan dalam formulir C1 tersebut ke PPK untuk diamankan guna dilakukan penghitungan atau rekapitulasi tingkat kecamatan.

Menurut ketua PPK kecamatan Mungkajang, Rahmat, mengatakan bahwa keterlambatan pengiriman terjadi akibat pihak PPS dalam proses penghitungan suara butuh waktu yang lama hingga pukul 10.00 wita Kamis (18/04/2019) siang tadi, sementara saat panitia menyalin rekap suara dalam formulir C1 terjadi tidak singkron data antara jumlah perolehan suara pada DPRD Provinsi dengan jumlah warga yang hadir memberikan hak suaranya, sehingga pihak panitia PPS terpaksa melakukan kroscek ulang data atau melakukan pencermatan kembali yang membutuhkan waktu hingga sore hari.

“Keterlambatan itu terjadi karena pihak PPS melakukan pencermatan data yang membutuhkan waktu lama, dimana terjadi perbedaan dalam rekap suara DPRD Provinsi dengan jumlah pemilih yang hadir, sehingga PPS kembali melakukan pencermatan ulang yang membutuhkan waktu lama sehingga pengiriman telat ke kecamatan,” kata Rahmat, saat ditemui di sekretariat PPK Mungkajang.

Logistik berupa surat suara yang telah dicoblos dan dihitung di tingkat TPS tersebut kini dibawa ke kecamatan untuk diamankan  dan menunggu masa penghitungan rekapitulasi tingkat kecamatan pada 20 April mendatang. Pengangkutan logistik ini dikawal petugas kepolisian polres Palopo.

Sementara Komisioner KPU kota Palopo, Abdullah Jaya Hartawan mengakui jika proses yang dilakukan oleh panitia membutuhkan waktu yang cukup lama dan semuanya sudah selesai ditingkat TPS.

“Jadi logistik yang sudah dicoblos dan salinan rekapan hasil, umunya sudah dipegang PPK dan untuk salinan C1 juga sebagian sudah masuk di KPU setelah dilakukan jemput bola,” ucapnya.
 
Previous Post Next Post